BEI Jatuhkan Lebih dari 3.000 Sanksi Sepanjang 2025, Mayoritas Keterlambatan Laporan

- Senin, 02 Maret 2026 | 12:15 WIB
BEI Jatuhkan Lebih dari 3.000 Sanksi Sepanjang 2025, Mayoritas Keterlambatan Laporan

Selain urusan administratif tadi, bursa juga memberi sanksi untuk hal-hal lain yang cukup beragam. Kategorinya masuk ke 'lain-lain', dan cakupannya luas. Mulai dari kelalaian bayar biaya pencatatan tahunan, laporan kesiapan dana untuk obligasi yang jatuh tempo, sampai kesalahan dalam menyajikan angka di laporan keuangan.

Gebrakan pengawasan ini ternyata berlanjut di awal 2026. Baru Januari kemarin, BEI sudah mengenakan 294 sanksi kepada 142 perusahaan. Pemicu terbesarnya? Sekitar 57 persen dari sanksi itu disebabkan dua hal: keterlambatan laporan keuangan interim untuk periode September 2025 yang berujung pada surat peringatan ketiga dan bahkan suspensi serta belum dilakukannya Public Expose tahunan sampai tenggat Desember lalu.

Dengan mempublikasikan data sanksi ini secara rutin di situs mereka, BEI punya harapan. Informasi ini diharapkan bisa jadi bahan pertimbangan penting bagi para investor saat mau menanamkan modal. Lebih dari itu, langkah transparansi ini dianggap bisa mendorong perbaikan kualitas emiten, lewat apa yang mereka sebut mekanisme investor stewardship.

(DESI ANGRIANI)

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar