Lalu, apa untungnya bagi Petrosea? VMA bergerak di jasa pelabuhan laut. Menurut pihak perusahaan, akuisisi ini bukan sekadar pembelian aset biasa. Mereka melihat peluang besar untuk memperkuat sinergi operasional. Intinya, integrasi rantai nilai dari tambang hingga pelabuhan yang sering disebut pit-to-port bisa lebih mulus dan efisien. Hal ini sejalan banget dengan strategi ekspansi yang sedang digencarkan.
Harapannya jelas. Dengan mengambil alih VMA, kinerja operasional grup bisa terdongkrak. Selain itu, pengembangan usaha antar anak perusahaan di dalam grup juga diharapkan bakal lebih kompak dan saling mendukung.
Nah, kita lihat saja bagaimana langkah ini berimbas ke performa perusahaan ke depannya.
(DESI ANGRIANI)
Artikel Terkait
Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Mudik Lebaran 2026 Resmi Dijual
Samindo Resources Pacu Target Overburden Removal ke 34,5 Juta BCM pada 2026
InJourney Airports Borong 32 Penghargaan Kepuasan Penumpang ACI 2025
Nikkei Jepang dan KOSPI Korea Cetak Rekor Tertinggi, Didorong Euforia Teknologi AI