Lalu, apa untungnya bagi Petrosea? VMA bergerak di jasa pelabuhan laut. Menurut pihak perusahaan, akuisisi ini bukan sekadar pembelian aset biasa. Mereka melihat peluang besar untuk memperkuat sinergi operasional. Intinya, integrasi rantai nilai dari tambang hingga pelabuhan yang sering disebut pit-to-port bisa lebih mulus dan efisien. Hal ini sejalan banget dengan strategi ekspansi yang sedang digencarkan.
Harapannya jelas. Dengan mengambil alih VMA, kinerja operasional grup bisa terdongkrak. Selain itu, pengembangan usaha antar anak perusahaan di dalam grup juga diharapkan bakal lebih kompak dan saling mendukung.
Nah, kita lihat saja bagaimana langkah ini berimbas ke performa perusahaan ke depannya.
(DESI ANGRIANI)
Artikel Terkait
INET (Sinergi Inti Andalan Prima) Ekspansi ke Bisnis Perdagangan Peralatan Telekomunikasi
IHSG Naik 6,14%, Saham TRUK Melonjak Lebih dari 100%
Harga CPO Anjlok 6% dalam Seminggu, Pasar Khawatir Produksi Musiman Kalahkan Permintaan
Zyrex Dapat Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata untuk Ekspansi