S&P Dow Jones Tetap Lanjutkan Rebalancing Indeks di Indonesia Meski Kompetitor Tunda

- Senin, 16 Februari 2026 | 18:30 WIB
S&P Dow Jones Tetap Lanjutkan Rebalancing Indeks di Indonesia Meski Kompetitor Tunda

Di tengah keributan soal transparansi kepemilikan saham di pasar modal Indonesia, S&P Dow Jones Indices (DJI) mengambil langkah yang berbeda. Mereka memutuskan untuk tetap melanjutkan penyesuaian kuartalan atau rebalancing pada Maret 2026 mendatang. Padahal, kompetitornya seperti MSCI dan FTSE Russell justru memilih untuk menunda peninjauan dan meningkatkan pengawasan.

Menurut S&P DJI, mereka memang terus memantau perkembangan terbaru, termasuk pedoman baru dari BEI. Namun begitu, rebalance Maret nanti akan tetap dijalankan berdasarkan prosedur standar sesuai metodologi yang berlaku saat ini. Keputusan ini disampaikan lewat Business Times, Senin (16/2/2026).

Lantas, apa yang membuat S&P berbeda? Rupanya, ini berkaitan dengan isu free float jumlah saham yang benar-benar bisa diperdagangkan publik. Kekhawatiran MSCI dan FTSE Russell adalah soal kepemilikan saham yang tidak transparan, yang bisa membuat porsi free float terlihat lebih besar dari kenyataannya. Nah, S&P sepertinya punya penilaian lain.

Analis Aletheia Capital, Nirgunan Tiruchelvam, melihat langkah S&P ini sebagai sinyal positif.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar