Polisi Lacak Pelaku Insiden Senggol dan Rebut Kunci di Tol Kemayoran

- Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB
Polisi Lacak Pelaku Insiden Senggol dan Rebut Kunci di Tol Kemayoran
Insiden Tol Kemayoran

Suasana Jalan Tol Kemayoran, Jakarta Pusat, mendadak ricuh Jumat sore lalu. Penyebabnya? Dua mobil terlibat aksi saling senggol yang berujung panas. Rekaman amatir yang beredar luas menangkap momen itu, dan polisi pun turun tangan mengecek lokasi kejadian.

Dari video yang beredar, awalnya terlihat sebuah Grand Livina hitam dan Innova silver berjalan beriringan. Lalu, tiba-tiba saja, mobil Innova itu memepet Livina dan menyenggolnya. Nampaknya, ini bukan kecelakaan biasa.

Livina yang kesal lalu berusaha menyalip dari kanan. Tapi manuvernya gagal total. Alih-alih bisa mendahului, mobil itu malah nyaris menabrak pembatas jalan. Innova justru semakin agresif, menghalangi dan memojokkan Livina hingga ke jalur paling kiri.

Situasi pun memanas. Pengemudi Innova turun, mendatangi pengemudi Livina. Keributan verbal tak terhindarkan. Yang bikin geram, si pengemudi Innova terlihat berusaha merebut kunci kontak Livina, hingga terjadi tarik-menarik di pinggir jalan tol yang ramai itu.

"Disampeurkeun tah, cokot konci sigana mah," komentar si perekam video, menggambarkan aksi pengambilan paksa kunci mobil itu.

Lantas, apa yang sebenarnya memicu ulah di jalan tol itu? Sayangnya, kronologi pastinya masih gelap. Menurut Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra, peristiwa ini terjadi Jumat (3/4) sekitar pukul tiga lebih sembilan menit sore, tepatnya di KM 19 Tol Kemayoran.

Petugas sebenarnya sudah bergerak cepat ke lokasi. Namun, ketika mereka tiba, kedua mobil dan pengendaranya sudah raib. "Para pengendara membubarkan diri sebelum petugas polisi datang," jelas Reiki.

Hingga kini, polisi juga belum menerima laporan resmi dari pihak mana pun. Mereka pun tak tahu apakah kedua pengemudi itu sudah berdamai atau masih berseteru. "Kalau damai kami tidak mengetahui," imbuh Reiki. Intinya, mereka kabur duluan sebelum urusan jadi panjang.

Di sisi lain, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menyebut pihaknya akan proaktif. Meski tak ada laporan, identitas kedua kendaraan akan ditelusuri untuk 'jemput bola'.

"Kami akan coba anggota "datangin" alamat sesuai nopol," kata Ojo. Tampaknya, pelaku bakal dapat 'tamu' tak terduga di rumahnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar