Kebijakan work from home (WFH) untuk ASN, yang baru-baru ini digulirkan, ternyata memang dirancang sebagai langkah cepat. Pemerintah secara gamblang menyebutnya sebagai taktik jangka pendek. Tujuannya? Menekan angka konsumsi BBM yang kian mengkhawatirkan.
Nico Harjanto, Staf Khusus Wakil Presiden, menegaskan hal itu. Menurutnya, ini adalah respons yang dirancang agar pelayanan publik tetap berjalan, tanpa harus mengorbankan kinerja birokrasi.
Ucap Nico di Jakarta, Sabtu lalu. Pernyataannya ini sekaligus menjawab komentar dari Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, yang sempat meragukan efektivitas WFH sebagai solusi penghematan energi.
Meski begitu, Nico menyebut pemerintah tetap membuka telinga. Masukan dari berbagai pihak, termasuk tokoh nasional, dianggap sebagai bagian penting dalam proses evaluasi kebijakan ke depan.
Logika pemerintah sebenarnya sederhana. Dengan mengurangi mobilitas harian, konsumsi BBM terutama untuk transportasi diharapkan bisa turun. Namun begitu, ada satu hal yang ditekankan berulang kali: produktivitas dan pelayanan harus tetap nomor satu. Itu prioritas yang tak boleh goyah hanya karena perubahan pola kerja.
Artikel Terkait
PSM Makassar Ditahan Imbang Persis Solo 1-1 di BRI Liga 1
Minibus Mogok di Rel Ditabrak Kereta Api Putri Deli di Kisaran, Sopir Selamat
Jenazah Tiga Prajurit Garuda Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air
Anggota Komisi XI DPR Tegaskan RUU P2SK Vital untuk Bentengi Ekonomi Nasional