Lebih dari 45% Perusahaan Transportasi Rusia Sudah Gunakan AI, Regulasi Masih Tertinggal

- Sabtu, 04 April 2026 | 13:45 WIB
Lebih dari 45% Perusahaan Transportasi Rusia Sudah Gunakan AI, Regulasi Masih Tertinggal

Di tengah hiruk-pikuk Forum Transportasi dan Logistik Internasional di St. Petersburg, sebuah angka mengejutkan diungkap. Ternyata, lebih dari 45 persen perusahaan transportasi di Rusia sudah memakai teknologi AI. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Transportasi, Boris Tashimov, pada Jumat (3/4) lalu.

Forum yang berlangsung selama tiga hari itu jadi panggung bagi Tashimov untuk membeberkan fakta-fakta ini. Menurut data dari Kementerian Transportasi dan Asosiasi Logistik Digital setempat, penerapan AI di lapangan cukup beragam. Mulai dari urusan mengolah data yang berantakan, visi mesin, sampai hal-hal teknis seperti pemodelan prediktif dan pengenalan suara. Intinya, teknologi ini sudah merambah ke banyak aspek operasional.

Namun begitu, adopsi teknologi yang cepat ini ternyata belum didukung aturan yang matang. Tashimov mengakui, Rusia sendiri masih berjuang merampungkan regulasi komprehensif untuk sektor kecerdasan buatan. Kabarnya, Kementerian Pengembangan Digital sedang sibuk menyusun draf undang-undang kerangka kerja AI. RUU itu nantinya bakal jadi penentu prinsip-prinsip dasar pemanfaatan AI di tanah air.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar