Di sisi lain, Menlu Sugiono tak ketinggalan. Ia langsung menyambut positif dan mengajak lebih jauh. Sugiono mengundang investor Slovakia untuk menanamkan modal dan bermitra dengan Danantara, khususnya untuk proyek-proyek bersama kedua negara.
“Tentu saja melalui hal ini juga berarti kami mengundang para investor dan pelaku bisnis Slovakia untuk datang ke Indonesia,” kata Sugiono. “Bermitra dengan Danantara, serta mengimplementasikan sejumlah proyek yang menjadi kepentingan bersama.”
Sugiono juga menyambut baik penandatanganan MoU antara KADIN dan Slovak Investment and Trade Development Agency. Kerja sama perdagangan dan investasi itu, baginya, adalah komitmen nyata.
“Hal ini juga merupakan komitmen kuat lainnya dari komunitas bisnis kita,” ujarnya. Mereka bahkan sudah bertukar pandangan untuk memperdalam kolaborasi, utamanya di transisi energi, swasembada pangan, dan kesehatan.
Menanggapi hal itu, Blanar mengaku kunjungannya punya tujuan ekonomi yang jelas. Bukan cuma dengan Indonesia, tapi juga dengan ASEAN, di mana Indonesia memegang peran kunci.
“Kami juga membahas mengenai investasi,” kata Blanar. “Saya telah mendapatkan informasi mengenai dana investasi Danantara yang dapat menjadi peluang baik untuk membiayai program-program yang telah kita sepakati bersama.”
Ada satu hal lagi yang disepakati kedua menteri: fokus. Mereka setuju untuk memilih tiga atau empat prioritas kerja sama saja. “Agar lebih efektif,” kata Blanar. Terlalu banyak prioritas yang luas justru bisa menyulitkan implementasinya.
Untuk mewujudkannya, sebuah komisi bersama akan diselenggarakan. “Telah ada lima pertemuan sebelumnya dan pertemuan keenam akan diselenggarakan di Slovakia,” ungkap Blanar. Pertemuan itulah yang nantinya akan menjadi dasar memilih proyek-proyek mana yang benar-benar akan dikerjakan bersama secara mendalam.
Artikel Terkait
IHSG Melonjak 200 Poin, Sentimen MSCI Picu Rebound Spektakuler
Impack Pratama Bidik Rp5,1 Triliun di 2026, Laba Ditargetkan Tembus Rp700 Miliar
IHSG Tembus 8.000, Optimisme Investor Kembali Berkobar
Badai di Bursa: Dirut BEI Mundur Mendadak Usai IHSG Babak Belur