Lalu kapan pertemuan puncaknya? Soal itu pun belum ada kejelasan. Airlangga menyebut dinamika internasional turut memengaruhi. Agenda global yang dihadiri Presiden, seperti penandatanganan Board of Peace, disebutnya ikut menggeser jadwal.
katanya.
Ada yang menduga isu perdamaian global itu terkait langsung dengan negosiasi tarif dagang kedua negara. Airlangga menepisnya. Meski begitu, ia mengakui isu seperti Ukraina dan Gaza memang mendominasi pembicaraan di forum internasional akhir-akhir ini, termasuk di Davos.
Jadi, intinya: negosiasi sudah di depan mata, tapi kita masih harus bersabar menunggu titik akhirnya.
Artikel Terkait
DGWG Cetak Rekor Penjualan, Pupuk dan Pestisida Melonjak di Akhir 2025
Prabowo Gagas Gentengisasi Nasional, Ganti Atap Seng dengan Tanah Liat
Demutualisasi BEI Mandek, OJK Masih Menunggu Payung Hukum dari Pemerintah
Di Balik Anjloknya IHSG, Investor Asing Justru Borong Rp 654,9 Miliar