Yang menarik, rencana ekspor ini kemungkinan nggak cuma berhenti saat musim haji. Febby melihat peluang kerja sama dengan jasa boga atau katering di Arab Saudi yang melayani jemaah umrah asal Indonesia. Artinya, pengiriman beras bisa berlangsung lebih rutin.
Dia menegaskan, jenis beras yang akan dikirim pun bukan sembarangan. Pasar di sana punya selera tinggi.
"Untuk nanti kita bisa ekspor ke sana dengan yang premium tadi. Karena memang preferensi di sana itu preferensi beras premium dan super premium," pungkasnya.
Jadi, selain untuk memenuhi kebutuhan spiritual, ini juga jadi momentum untuk mengenalkan kualitas beras premium Indonesia di pasar Timur Tengah. Sebuah langkah strategis, tentunya.
Artikel Terkait
Kilang Balongan Suntik Bahan Baku, Polytama Genjot Produksi Polypropylene
BEI Buka Suara: Saham Gorengan Bukan Soal Jenis, Tapi Aksi Manipulasi
Medela Potentia Pacu Ekspansi Digital, Genjot Akses Kesehatan Lewat GoApotik
Tantangan Pertama Friderica Widyasari Dewi: 7 Agenda Prioritas di Pucuk Pimpinan OJK