Bursa saham kita sempat mati suri selama dua hari. IHSG anjlok, dan otoritas bursa terpaksa menekan tombol trading halt untuk meredam kepanikan. Situasinya cukup mencekam, tapi di tengah keributan ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa justru bersuara lantang. Dia yakin banget, optimisme pasar bakal pulih dan indeks malah bisa melesat hingga 10.000 poin di penghujung 2026.
Faktanya, Kamis (29/1) lalu, IHSG kembali terperosok 8 persen ke level 7.654,66. Sistem perdagangan otomatis Jakarta (JATS) pun dihentikan paksa tak lama setelah pasar dibuka, tepatnya pukul 09:26:01.
Ucap Purbaya dengan nada percaya diri, saat ditemui di sekitaran Kantor Kemenko Perekonomian.
Menurutnya, kejatuhan dua hari berturut-turut ini cuma efek kejutan sesaat. Pemicunya adalah penilaian dari MSCI terhadap Bursa Efek Indonesia yang bikin pasar kaget. Tapi tenang, kata dia, ini cuma sementara. Fondasi ekonomi kita sebenarnya nggak bermasalah.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok, Airlangga: Momentum untuk Reformasi Pasar Modal
OJK Siapkan Langkah Konkret Menjawab Pembekuan Saham oleh MSCI
IHSG Anjlok 5,91%, BEI Terpaksa Hentikan Perdagangan Sementara
Tambang Emas Martabe Bakal Dikendalikan BUMN Baru di Bawah Danantara