Di tengah situasi global yang masih gamang, BCA justru memandang tahun ini dengan optimisme yang cukup tinggi. Bank terbesar di Indonesia itu baru saja mengumumkan target pertumbuhan kredit untuk 2026 di kisaran 8 hingga 10 persen. Angka ini naik dari realisasi tahun lalu, dan salah satu pendorong utamanya adalah derasnya program-program pemerintah yang diharapkan bisa memacu roda ekonomi.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, bahkan punya harapan yang lebih besar untuk industri perbankan secara nasional. Menurutnya, potensi untuk tumbuh dua digit sebenarnya ada.
"Saya melihat potensi di dua digit ada, dengan begitu banyak program pemerintah yang berjalan, semoga kita di perbankan bisa berusaha mencapai double digit tahun 2026 ini," ungkap Hendra dalam konferensi pers, Selasa (27/1).
Memang, ketidakpastian geopolitik dunia masih bikin banyak perusahaan berpikir dua kali untuk ekspansi. Tapi Hendra melihat ada angin segar dari investasi asing yang terus mengalir, khususnya dari China. Investor dari negeri Tirai Bambu itu seringkali bermitra dengan nasabah BCA yang sudah ada.
"Kita lihat investasi dari luar negeri, terutama dari China masih cukup banyak yang masuk dan biasanya mereka partner dengan nasabah-nasabah kita. Ini semoga juga akan membantu pertumbuhan ekonomi dan juga kredit di perbankan," tuturnya lagi.
Sementara itu, dari sisi panduan operasional, Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim memberikan rincian yang lebih teknis. Rencana Bisnis Bank tahun ini memang mengusung target penyaluran kredit 8-10 persen.
"Kita upgrade guidance kita untuk pertumbuhan kredit menjadi 8 persen sampai 10 persen. Kita lebih positif melihat perkembangan tahun ini, mudah-mudahan pertumbuhan kredit ini bisa lebih cepat dibanding tahun lalu, dari kuartal I dan seterusnya," jelas Vera.
Artikel Terkait
Cincin Donat untuk Pejalan Kaki: MRT Jakarta Rancang Jembatan Melingkar di Dukuh Atas
Pertamina Usul Batasi Pembelian LPG 3 Kg Maksimal 10 Tabung per KK Mulai 2026
LPS Soroti Suku Bunga Simpanan yang Belum Turun Sesuai Sinyal Pasar
IRA-Internet Rakyat Siap Meluncur, Usai Lulus Uji Laik Operasi