Ketua Komisi XI, Mukhamad Misbakhun, menjelaskan bagaimana proses ini berjalan. Semua fraksi di komisinya, katanya, sepakat melalui musyawarah mufakat. Thomas dinilai sebagai figur yang bisa diterima semua partai politik.
Menurut Misbakhun, ada alasan kuat di balik pilihan ini.
“Pertimbangannya adalah bahwa Bapak Thomas adalah figur yang dapat diterima oleh seluruh partai politik dan figur Bapak Thomas menjelaskan dengan sangat bagus soal bagaimana perlunya membangun sinergi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal sehingga memberikan penguatan terhadap pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.
Jadi, selain faktor penerimaan politik, pemahaman Thomas tentang pentingnya menyelaraskan kebijakan moneter dan fiskal untuk mendongkrak ekonomi nasional menjadi poin plus yang tak bisa diabaikan. Kini, tinggal menunggu periode kerjanya dimulai.
Artikel Terkait
Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Tegaskan Komitmen Jaga Independensi Bank Sentral
IHSG Tergelincir ke 8.921, Saham Blue Chip Terus Tertekan
BEI Ungkap Target: Danantara Siap Masuk Pasar Modal Tahun Ini
Gelombang Jual Saham Konglomerasi Menyapu Bursa, MSCI Jadi Biang Kerok