Pengamat Politik: Pengangkatan Thomas Djiwandono di BI Sesuai Koridor dan Beri Nilai Tambah

- Selasa, 27 Januari 2026 | 11:12 WIB
Pengamat Politik: Pengangkatan Thomas Djiwandono di BI Sesuai Koridor dan Beri Nilai Tambah

Menurut Ujang Komarudin, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, proses pengangkatan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI sudah berjalan sesuai koridor. Ia menegaskan, dari sisi regulasi, tidak ada aturan yang dilangkahi. Semua tahapan, termasuk uji kelayakan di DPR, telah ditempuh dengan mekanisme yang konstitusional.

"Prosesnya jelas dan sesuai aturan. Selama mekanisme dijalankan sebagaimana mestinya, maka pengangkatan itu sah secara hukum," ujar Ujang dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/1).

Di sisi lain, Ujang yang juga founder Literasi Politik Indonesia ini melihat polemik yang muncul belakangan ini lebih banyak diwarnai prasangka politik. Padahal, menurutnya, yang perlu dikedepankan justru kapasitas dan rekam jejak calon. Pengalaman Thomas sebagai Wakil Menteri Keuangan dinilainya sebagai modal berharga.

"Yang seharusnya dilihat adalah kapasitas dan rekam jejaknya. Selama menjadi Wamenkeu, Thomas mampu menjawab berbagai keraguan dengan kerja nyata," kata dia.

Lalu bagaimana dengan isu independensi BI? Ujang menilai kekhawatiran itu berlebihan. Independensi BI, tegasnya, dijamin oleh sistem kelembagaan, payung hukum yang kuat, dan mekanisme pengambilan keputusan yang kolektif di Dewan Gubernur.

"Independensi BI tidak ditentukan oleh latar belakang individu, tetapi oleh sistem yang mengikat lembaga tersebut," ungkapnya.

Mirip Jejak Pendahulu


Halaman:

Komentar