"Nggak bayar PPN, saya rugi banyak itu. Nanti kita tindak dengan cepat," tegasnya dalam kesempatan lain, Kamis (8/1).
Namun begitu, pembenahan tak hanya ditujukan ke wajib pajak. Purbaya menekankan, internal otoritas juga akan diperbaiki. Organisasi di bawahnya, seperti pajak dan bea cukai, akan dirapikan agar kinerjanya lebih solid dan penuh integritas.
Di sisi lain, Menteri juga menyentuh soal temuan underinvoicing di ekspor sawit. Dari pemeriksaan awal, ada sekitar sepuluh perusahaan besar yang terlibat. Dengan pendekatan kapal per kapal, pemerintah melihat polanya pengurangan nilai ekspornya terbilang ekstrem. Cukup mengejutkan.
Artikel Terkait
Emas: Pelindung Nilai yang Tak Lekang oleh Gejolak Ekonomi
PPGL Lepas Kepemilikan di JAYA Senilai Rp44,6 Miliar ke Tangan Pengendali
Kenaikan Tarif Commuter Line Masih Digodok, KCI Tunggu Keputusan Pemerintah
JAST dan MPIX Melonjak 34%, Saham Tekstil ESTI Tersungkur Meski Sempat Diangkat Sentimen BUMN