Keluarga besar PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International (MUTU) sedang berduka. Firdaus, sosok yang telah mengabdi sebagai Komisaris perusahaan itu lebih dari dua dekade, meninggal dunia.
Kabar duka ini disampaikan langsung oleh perusahaan. Head of Corporate Secretary MUTU, Affan Nurachman, mengonfirmasi kepergiannya.
"Pada hari Jumat, 23 Januari 2026, Bapak Firdaus selaku Komisaris perseroan telah meninggal dunia," ujar Affan dalam keterangan resmi, Minggu (25/1).
Dengan wafatnya Firdaus, posisi di jajaran Komisaris kini hanya diisi oleh dua orang: M. Indra Permana sebagai Presiden Komisaris dan Gati Wibawaningsih yang menjabat Komisaris Independen. Meski kehilangan salah satu pilar, perusahaan memastikan operasional bisnis tetap berjalan.
Affan menegaskan, peristiwa ini tidak memberikan dampak material apa pun terhadap kondisi perseroan. Jadi, dari sisi bisnis, semuanya tetap stabil.
Firdaus, yang mengembuskan napas terakhir di usia 68 tahun, sebenarnya baru saja ditunjuk lagi sebagai Komisaris dalam RUPS Juni 2024 lalu. Latar belakang pendidikannya cukup solid. Dia adalah lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), meraih gelar Sarjana Muda dan Sarjana Akuntansi pada 1980 dan 1984. Tak berhenti di situ, pria ini juga mengantongi gelar Master Business Administration dari Texas Southern University di tahun 1993.
Jejak kariernya dimulai dari dunia pemerintahan. Tahun 1979, Firdaus menjadi Auditor di Departemen Keuangan. Setelah itu, dia berpindah ke BPKP, mengabdi sebagai Tenaga Ahli Pemeriksa Pajak dan Auditor dari 1984 hingga 1990.
Namun begitu, dia memilih keluar dari PNS dan mencoba dunia korporasi. Awal 90-an, Firdaus menjadi General Manager PT Barito Pasifik. Puncaknya, dia memegang jabatan sebagai Direktur PT Kiani Kertas dari 1998 sampai 2003.
Di Mutuagung Lestari, pengalamannya yang panjang sangat dihargai. Firdaus dipercaya memimpin dewan komisaris sebagai Presiden Komisaris sejak 2003. Baru pada 2024, posisinya beralih menjadi Komisaris jabatan yang dipegangnya hingga akhir hayat.
Kepergiannya tentu meninggalkan duka yang dalam, bukan hanya bagi keluarga, tapi juga bagi rekan-rekan seperjuangannya di perusahaan.
Artikel Terkait
Powell Tolak Mundur, Pilih Lanjut sebagai Gubernur The Fed Usai Jabatan Ketua Berakhir
Harga Minyak Melonjak 7 Persen Imbas Negosiasi AS-Iran Mandek dan Stok AS Anjlok
Wall Street Loyo Setelah The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Tunggu Laporan Empat Raksasa Teknologi
Taspen Serahkan Santunan Rp283 Juta ke Ahli Waris Guru SD Korban Tabrakan Kereta di Bekasi