Warga Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan, Rembang, Jawa Tengah, mendadak gempar. Bukan karena hajatan atau perayaan, melainkan penemuan sesosok mayat remaja yang menggegerkan. Kondisinya cukup mengerikan kepala korban terikat kaus.
Korban diketahui berinisial DMF, masih 16 tahun. Ia warga Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kragan, Rembang. Jasadnya ditemukan terkubur di lubang dangkal, tidak jauh dari pemukiman.
Kejadian ini bermula dari kecurigaan warga. Rabu sore, sekitar pukul setengah enam, ada bau menyengat yang menguar. Awalnya, ada yang melihat sandal tergeletak. Mencurigakan, pikir mereka.
Kapolsek Sedan, Iptu Suroto, menjelaskan kronologinya. Menurut dia, saksi sedang mencari korban. Lalu, tanpa sengaja, mereka menemukan sandal yang diduga milik DMF. Pencarian pun dilanjutkan.
“Awalnya saksi mencari korban, kemudian menemukan sandal yang diduga milik korban. Setelah dilakukan pencarian, ditemukan gundukan tanah yang mencurigakan, ditutupi ranting jagung dan dikerumuni lalat,” ujar Suroto.
Warga yang makin curiga langsung melapor ke polisi. Tak butuh waktu lama, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Mereka membongkar gundukan itu.
“Setelah dibongkar, ditemukan korban dalam posisi terlentang dengan kepala tertutup kaus yang diikat,” jelasnya lagi.
Suasana di sekitar lokasi sempat mencekam. Banyak warga berkerumun, berbisik-bisik, mencoba mencerna apa yang baru saja terjadi. Siapa pelaku dan motif di balik peristiwa ini, masih jadi tanda tanya besar. Polisi sendiri masih mendalami kasusnya.
Artikel Terkait
Mensos Tegaskan Seleksi Siswa Sekolah Rakyat Bebas Titipan, Khusus untuk Keluarga Tidak Mampu
BI dan China Teken Perjanjian Bilateral, Transaksi RI-China Kini Bisa Pakai Rupiah dan Renminbi Tanpa Dolar AS
5 Rekomendasi Wastafel Portable Satu Bak untuk Dapur Sempit, Mulai Rp200 Ribuan
Bebek di Atap KRL di Stasiun Sudimara Sempat Viral, KAI Pastikan Tak Ganggu Perjalanan