Tiga Direksi PT Prime Agri Resources Tbk Serahkan Pengunduran Diri, Keputusan Ditentukan Lewat RUPS

- Rabu, 29 April 2026 | 06:25 WIB
Tiga Direksi PT Prime Agri Resources Tbk Serahkan Pengunduran Diri, Keputusan Ditentukan Lewat RUPS

IDXChannel – Kabar mengejutkan datang dari PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO). Tiga direksi perusahaan secara bersamaan mengajukan pengunduran diri. Surat resminya diserahkan pada dua tanggal berbeda, yakni 24 dan 27 April 2026. Nama-nama yang mundur itu antara lain Hero Djajakusumah yang menjabat sebagai Direktur, Budi Setiawan Halim selaku Direktur Utama, dan Eris Ariaman yang juga duduk sebagai Direktur. Cukup ramai juga, ya, dalam waktu berdekatan. Menurut keterangan manajemen SGRO yang disampaikan dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (29/4/2026), permohonan mundur ketiganya belum langsung diterima begitu saja. Masih akan dibahas lebih lanjut. Keputusan finalnya bakal ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan. “RUPS akan diselenggarakan dalam jangka waktu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan anggaran dasar perseroan,” begitu bunyi pernyataan resmi mereka. Di sisi lain, perlu diingat juga bahwa SGRO baru saja berganti nama. Sebelumnya dikenal sebagai PT Sampoerna Agro Tbk. Perubahan itu disetujui dalam RUPS Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 13 Januari 2026. Langkah ini diambil setelah perusahaan diakuisisi oleh raksasa Korea Selatan, POSCO International Corporation. Nah, berikut susunan lengkap komisaris dan direksi SGRO berdasarkan hasil RUPSLB tersebut: Komisaris - Komisaris Utama: Kong Byoungsun - Komisaris: DR R B Permana Agung Dradjattun - Komisaris: Saud Usman Nasution Direksi - Direktur Utama: Budi Setiawan Halim - Direktur: Dwi Asmono - Direktur: Lim King Hui - Direktur: Hero Djajakusumah - Direktur: Parluhutan Sitohang - Direktur: Heri Harjanto - Direktur: Eris Ariaman Menarik untuk dilihat ke depannya, bagaimana RUPS nanti memutuskan nasib para petinggi yang mundur ini. Apakah akan ada wajah baru di jajaran direksi? Kita tunggu saja. (Dhera Arizona)

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar