Pemprov Sulsel Raih Penghargaan dari Kemensos atas Dedikasi Penanggulangan Bencana

- Rabu, 29 April 2026 | 07:05 WIB
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan dari Kemensos atas Dedikasi Penanggulangan Bencana

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan baru saja mendapat piagam penghargaan dari Kementerian Sosial. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi mereka dalam urusan penanggulangan bencana. Bukan sekadar seremoni, ini semacam pengakuan atas kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan secara konsisten mulai dari sebelum bencana terjadi, saat tanggap darurat, hingga fase pemulihan pasca-bencana.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Iya, namanya disebut dua kali, Pak Saifullah Yusuf yang memberikan kepada Provinsi Sulsel. Acaranya sendiri berlangsung dalam peringatan 22 Tahun Taruna Siaga Bencana (Tagana). Mengusung tema yang cukup heroik, "22 Tahun Mengabdi: Satu Sinergi untuk Ketangguhan Negeri". Kegiatannya diadakan di Gedung Aneka Bhakti, Kemensos, Jakarta, beberapa waktu lalu. Suasana di sana pasti cukup khidmat, ya.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, jelas merasa bersyukur. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Menurutnya, penghargaan ini tidak datang tiba-tiba. Ini hasil kerja sama semua stakeholder termasuk jajaran Forkopimda dan tim tanggap bencana yang bekerja keras di lapangan. Mereka yang setiap hari berhadapan langsung dengan situasi darurat.

"Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi semua pihak. Mulai dari jajaran pemerintah, relawan, hingga masyarakat yang bahu-membahu dalam setiap proses penanggulangan bencana," ujar Andi Sudirman dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).

Di sisi lain, ia juga menegaskan sesuatu yang penting. Keberhasilan ini bukan semata-mata milik pemerintah. Bukan. Penghargaan dari Kemensos itu, kata dia, adalah hasil sinergi lintas sektor yang terus diperkuat di Sulsel. Jadi ya, semua punya andil.

"Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Kita terus membangun sistem yang responsif, mulai dari mitigasi hingga pemulihan, agar masyarakat bisa lebih terlindungi," paparnya.

Namun begitu, Andi Sudirman tidak mau berpuas diri. Ia bilang, penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi Pemprov Sulsel untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan daerah. Apalagi, potensi bencana di sejumlah wilayah Sulsel itu cukup sering terjadi. Bencana alam seperti banjir bandang atau tanah longsor kadang datang tanpa permisi.

"Ini bukan akhir, tetapi pemacu semangat untuk bekerja lebih baik lagi dalam melayani masyarakat, khususnya dalam situasi darurat," terang Andi Sudirman.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar