Lalu yang ketiga, jangan buru-buru nyalain lagi peralatan listrik setelah banjir surut. Pastikan semuanya benar-benar dalam kondisi kering dulu. Jangan coba-coba.
"Langkah ini agar masyarakat terhindar dari potensi bahaya listrik karena air merupakan konduktor yang kuat. Mari kita tingkatkan kewaspadaan kita khususnya saat terjadi hujan lebat yang berpotensi banjir," pesannya.
Di sisi lain, PLN juga meminta partisipasi aktif dari warga. Kalau lihat ada tiang listrik oleng, kabel putus, atau potensi bahaya lain akibat cuaca ekstrem, segera laporkan. Bahkan, dalam kondisi tertentu, memadamkan listrik sementara bisa jadi pilihan yang diambil untuk mencegah musibah lebih besar.
"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Dalam kondisi banjir tertentu, pasokan listrik dapat dipadamkan sementara untuk mencegah risiko yang lebih besar," jelas Gregorius.
Untuk memudahkan, laporan bisa disampaikan kapan saja lewat fitur Pengaduan di aplikasi PLN Mobile. Lebih cepat dilaporkan, lebih cepat pula penanganannya. Intinya, di cuaca yang nggak menentu begini, waspada dan sigap itu kunci utamanya.
Artikel Terkait
Persiapan Mudik Lebaran 2026: Ban Tepat Jadi Kunci Hemat Daya Mobil Listrik
MR.D.I.Y Indonesia (MDIY) Catat Laba Bersih Rp1,1 Triliun dan Usul Dividen 40%
Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.893, Beban Bunga Utang Membengkak Capai Rp99,8 Triliun
IHSG Turun 0,37% ke 7.362,12 Didominasi Tekanan Jual