PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) memutuskan untuk membubarkan tiga anak perusahaannya. Langkah ini akan efektif mulai akhir 2025 mendatang. Tiga perusahaan yang dimaksud adalah PT Austindo Nusantara Jaya Bogor, PT ANJ Agri Papua, dan PT Gading Mas Indonesia Teguh.
Menurut manajemen, keputusan ini adalah bagian dari penajaman strategi. Mereka ingin fokus penuh pada bisnis inti, yaitu perkebunan kelapa sawit. Jadi, ketiga unit yang ditutup itu dianggap sudah tidak sejalan lagi dengan arah perusahaan ke depan.
Hilman Lukito, Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan ANJT, menjelaskan alasannya. "Setelah dievaluasi lama, kinerja operasional dan finansial ketiganya tidak menunjukkan perbaikan yang memadai," ujarnya.
Pernyataan itu dia sampaikan pada Minggu, 25 Januari 2026.
Dia juga menegaskan bahwa dampak dari penutupan ini dianggap tidak material. Angkanya pun dirinci. Kontribusi pendapatan ketiga anak usaha itu terhadap pendapatan konsolidasi ANJT ternyata di bawah 3 persen dalam tiga tahun terakhir. Artinya, pengaruhnya terhadap aset atau laba rugi induk perusahaan bisa dibilang sangat kecil.
Artikel Terkait
Pelaku Usaha Soroti Peluang Nyata di Balik Kesepakatan Ekonomi Indonesia-Inggris
Pajak Kripto Meroket Meski Transaksi Anjlok, Tembus Rp 719 Miliar
BULOG Tegaskan 7% Bukan Keuntungan, Tapi Kompensasi Negara
Komisaris PT Mutuagung Lestari Firdaus Wafat, Bisnis Tetap Berjalan