Jadi, mereka tak perlu repot mencari. Pengepul lah yang aktif menawarkan barang sisa bongkaran kantor atau hotel.
Tak jauh dari Ali, ada Warjut yang sudah berjualan sejak era 90-an. Pengalamannya lebih panjang. Barang dagangannya juga serupa, berasal dari rumah atau hotel yang sedang direnovasi.
Katanya sambil tertawa ringan. Setiap barang yang masuk langsung dibersihkan. Jika masih mulus, tinggal dipoles dan dilengkapi dengan bagian-bagian pendukungnya. Harganya? Tergantung merek dan model. Mulai dari Rp 850 ribu sampai ada yang tembus di atas satu juta.
Selain kloset, Warjut juga menjual wastafel dan bathtub. Untuk bak mandi jacuzzi bekas ukuran besar, harganya bisa mencapai Rp 5 juta.
Namun begitu, Warjut mengakui kalau penjualan belakangan ini agak sepi. Menurutnya, mungkin pengaruh musim hujan. Tapi ia tetap optimis, pembeli pasti masih datang, meski tak seramai tahun lalu.
Itulah sekelumit cerita dari sentra sanitasi bekas Pasar Rumput. Di balik penampilannya yang seperti baru, tersimpan riwayat panjang dari hotel, kantor, atau rumah-rumah yang telah berganti rupa. Bisnis yang mengandalkan ketelitian, dan tentu saja, selera konsumen yang ingin berhemat.
Artikel Terkait
Airlangga Manfaatkan Panggung Davos untuk Pikat Raksasa Digital AS
Amran Beri Sinyal Tegas: Harga Pangan Ramadan 2026 Tak Boleh Naik Sembarangan
Analis: Spekulasi MSCI Berlebihan, IHSG Tertekan Tanpa Alasan Kuat
Ribuan Benih Sawit Sumsel Lolos Karantina, Meluncur ke Peru