Hans Kwee, praktisi pasar modal dan Co-Founder PasarDana, punya keyakinan kuat. Tahun ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang besar mencatat sejarah baru. Level psikologis 10.000, menurutnya, bukan lagi sekadar angan-angan. Bisa jadi, indeks bahkan akan melampaui angka itu.
Menariknya, keyakinannya ini lahir dari sebuah perubahan besar. Struktur pasar saham dalam negeri, kata Hans, sudah berubah total. Dulu, pergerakan IHSG amat bergantung pada arus dana investor asing. Kini, ceritanya berbeda. Kekuatan investor domestik ternyata mampu jadi penopang, menjaga stabilitas pasar agar tak gampang goyah.
"Ya, arah indeks kita masih cukup yakin level 10.000 bisa kita tembus di tahun ini, bahkan bisa melebihi level tersebut."
"Kemudian pasar saham kita itu berubah ya, dulunya kita sangat mengekor asing, tahun lalu itu kita lihat asing itu kan rajin sekali jualan di pasar kita, tapi buktinya IHSG kita kan enggak rontok sama sekali ya,"
Ungkapan itu disampaikannya dalam acara Edukasi Wartawan secara virtual, Jumat (23/1/2026). Ketahanan IHSG menghadapi gempuran jual asing itu, baginya, adalah bukti nyata. Ketergantungan pada sentimen global mulai memudar.
"Ini bisa kita lihat bahwa pasar kita ini enggak lagi sangat tergantung dengan asing ya, jadi kita bergerak independen sendiri ya terhadap asing ya, jadi kita enggak bisa bilang bahwa pasar kita sangat terpengaruh oleh asing,"
Artikel Terkait
PT Sinar Terang Mandiri (MINE) Catat Laba Rp200,83 Miliar Didorong Proyek Nikel
BULL Tambah Armada dengan Kapal Tanker LNG Kedua, Siap Operasi 2026
Wall Street Turun Tertekan Eskalasi Konflik Iran dan Ancaman Harga Minyak
Wall Street Turun Tertekan Ancaman Perang dan Lonjakan Harga Minyak