Emas dunia benar-benar meledak. Pada Jumat lalu, logam kuning itu nyaris menembus level psikologis yang bikin deg-degan: lima ribu dolar AS per troy ons. Sentuhannya cuma selisih tipis, tapi rekor baru sudah tercipta. Ini bukan kenaikan biasa. Dalam sepekan, harganya melonjak lebih dari 8 persen kinerja terbaik sejak masa-masa awal pandemi.
Lalu apa penyebabnya? Campuran sempurna antara ketegangan geopolitik yang belum reda benar, dolar AS yang lesu, dan ketidakpastian ekonomi global. Tapi ada faktor lain yang lebih manusiawi: FOMO, atau rasa takut ketinggalan kereta. “Reli ini jelas dipicu FOMO,” ujar seorang analis Saxo Bank.
“Di tengah fokus yang masih kuat pada aset keras, permintaan dari bank sentral tetap menggila. Ditambah lagi, pemerintah di mana-mana masih gemar mencetak utang tanpa ada rencana pelunasan yang jelas ke depannya,” lanjut analis tersebut.
Memang, ada sedikit kelegaan di Eropa setelah ancaman tarif dari AS terkait Greenland mereda. Namun begitu, para pemimpin Uni Eropa bersikap waspada. Mereka siap membalas jika tekanan serupa datang kembali. Presiden AS Donald Trump mengklaim telah dapat akses permanen ke Greenland lewat NATO, tapi detailnya masih kabur. Denmark pun langsung angkat bicara, menegaskan kedaulatan mereka atas pulau itu tidak bisa ditawar.
Di sisi lain, data inflasi PCE AS November lalu sesuai ekspektasi. Hal ini membuat pasar semakin yakin The Fed akan bertahan, tidak mengutak-atik suku bunga dalam pertemuan mendatang. Dalam kondisi seperti ini, emas jadi primadona. Optimisme ini bahkan mendorong Goldman Sachs mengerek target harga emas akhir 2026 menjadi USD 5.400 per ons. Mereka berasumsi para pembeli dari sektor swasta, yang memakai emas sebagai tameng dari risiko kebijakan global, akan bertahan dan tidak melepas kepemilikannya.
Artikel Terkait
Saham-Saham Andalan Jadi Beban, IHSG Tersungkur di Bawah Tekanan Jual
Pemerintah Batalkan Kuota Tambang, Harga Nikel Global Mulai Bangkit
Harga Emas Antam Naik Rp 7.000, Pajak Pembeli Akhir Dihapus
IHSG Tumbang, Tapi 10 Saham Ini Justru Melonjak hingga Lebih dari 100%