Bulog Siapkan 100 Gudang Baru untuk Wujudkan Cadangan Beras 4 Juta Ton

- Jumat, 23 Januari 2026 | 14:24 WIB
Bulog Siapkan 100 Gudang Baru untuk Wujudkan Cadangan Beras 4 Juta Ton

Rencana besar sedang disiapkan oleh Perum Bulog. Mereka menargetkan bisa menampung Cadangan Beras Pemerintah (CBP) hingga 4 juta ton. Nah, untuk mewujudkan itu, mereka butuh tempat penyimpanan yang jauh lebih banyak. Targetnya, pada 2026 nanti, akan ada tambahan 100 gudang baru yang dibangun.

Ini bukan wacana sembarangan. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut rencana pembangunan gudang sebanyak itu merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah rapat terbatas.

"Penyiapan gudang tambahan untuk 4 juta ton, baik gudang nanti gudang filial ataupun gudang yang kami sewa untuk mendukung pemenuhan 4 juta ton tersebut, termasuk juga rencana pembangunan 100 gudang Bulog, bantuan dari Bapak Presiden yang Insyaallah dalam waktu dekat akan segera kita laksanakan," jelas Rizal dalam acara Networking Session, Jumat lalu.

Menurutnya, groundbreaking proyek ambisius ini akan segera dimulai. Syaratnya, tunggu terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) yang menugaskan hal tersebut. Setelah itu, pembangunan bisa langsung digeber.

Lalu, di mana saja lokasi yang diprioritaskan? Rizal menyebut daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T) yang selama ini belum terjangkau jadi fokus utama. Daerah seperti Aceh dan Pulau Morotai masuk dalam daftar. Tujuannya jelas: mempermudah logistik dan penyaluran beras ke pelosok.

"Kemudian yang kedua adalah di kabupaten kota yang belum memiliki gudang, umpamanya di Benar Meriah, Aceh Tamiang, itu belum ada gudang. Nanti di 2026 kami yakinkan akan kita bangunkan gudang, sehingga nanti kalau ada bencana lagi, kontingensi, dan lain sebagainya jadi tidak perlu di dorong jauh-jauh," tambahnya.

Soal kondisi gudang saat ini, Bulog punya 1.586 unit. Sekitar 100 di antaranya masih status sewa. Kapasitas yang bisa diisi baru sekitar 900 ribu ton. Tapi tenang, mereka sudah mengamankan gudang cadangan dengan kapasitas tambahan 1,2 juta ton.

"Gudang-gudang cadangan sekarang yang sudah didapatkan 1,2 juta ton. Jadi kalau dihitung dengan space gudang yang kosong 900 ribu ton, ditambah dengan 1,2 juta ton, jadi sudah mencapai 2,1 juta ton," ungkap Rizal.


Halaman:

Komentar