Bulog Siapkan 100 Gudang Baru untuk Wujudkan Cadangan Beras 4 Juta Ton

- Jumat, 23 Januari 2026 | 14:24 WIB
Bulog Siapkan 100 Gudang Baru untuk Wujudkan Cadangan Beras 4 Juta Ton

Dengan cadangan beras saat ini yang mencapai 3,2 juta ton, tekanan untuk mencari ruang tambahan memang nyata. Bulog harus bisa menyerap sisa beras hingga 2 juta ton lagi pada semester II 2026. Itu artinya, pembangunan gudang baru bukan pilihan, tapi keharusan.

Angin Segar untuk Kinerja Keuangan

Di sisi lain, ada kabar baik yang bisa mengubah nasib Bulog. Perusahaan pelat merah ini menyambut gembira penetapan margin fee sebesar 7 persen untuk penugasan distribusi pangan tahun ini. Kebijakan ini diharapkan jadi pemutar haluan dari kondisi rugi menjadi untung.

"Kemarin juga dibahas untuk kenaikan margin fee 7 persen, ini berkah juga untuk Bulog. Mudah-mudahan tahun 2026 ke depan selanjutnya akan menambah semangat Bulog dan akan menambah kinerja Bulog sendiri, serta memberikan hubungan pembangunan secara mandiri," kata Rizal penuh harap.

Sementara itu, dari sisi angka, Dirut Keuangan Bulog, Hendra Susanto, membeberkan fakta. Sepanjang 2025, Bulog mencatat kerugian cukup dalam, Rp 550 miliar. Penyebabnya, margin yang mereka terima cuma Rp 50.

"Kalau nanti disetujui oleh pemerintah Bulog diberikan margin 7 persen, maka Bulog akan membukukan keuntungan sebesar Rp 2,4 sampai 2,5 triliun, jadi akan sangat sehat bagi Bulog," ungkap Hendra.

Prinsipnya, menurut Hendra, setiap penugasan dari pemerintah harus mencakup dua komponen: cost plus margin. Dalam Inpres 6/2025, disebutkan Bulog berhak dapat kompensasi dan margin yang wajar. Setelah dihitung dan dikonsultasikan dengan ahli, angka 7 persen dinilai cukup realistis dan sejalan dengan BUMN penerima subsidi lainnya.

"Makanya kita usulkan, mohon doanya supaya Bulog ini bisa sustain, bisa sehat dan bisa terus mendukung mimpi besar presiden kita untuk tetap menjaga swasembada pangan," tandasnya menutup pembicaraan.


Halaman:

Komentar