Arteta: Arsenal Layak Bawa Pulang Kemenangan dari Markas Leverkusen

- Kamis, 12 Maret 2026 | 05:15 WIB
Arteta: Arsenal Layak Bawa Pulang Kemenangan dari Markas Leverkusen

Mikel Arteta tak sepenuhnya puas. Meski Arsenal berhasil pulang dari markas Bayer Leverkusen dengan satu poin, sang pelatih merasa timnya seharusnya bisa membawa pulang kemenangan penuh. Laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di BayArena itu berakhir imbang 1-1, Rabu waktu setempat.

Menurut Arteta, performa anak asuhnya sebenarnya layak dibayar tiga poin. Mereka menguasai jalannya pertandingan, menciptakan peluang, tapi gagal menuntaskannya. "Kami mengendalikan permainan dengan baik, tetapi tidak mencetak gol," ujarnya, seperti dikutip dari laman UEFA.

"Kemudian kami membiarkan permainan lepas kendali. Itu tidak perlu," tambahnya dengan nada sedikit menyesal.

Memang, Arsenal yang dominan sejak kick-off justru kebobolan lebih dulu lewat gol Robert Andrich. Situasi sempat mencemaskan. Namun, di menit-menit akhir, The Gunners bangkit. Mereka bermain lebih baik dan akhirnya mendapatkan gol penyelamat.

Gol itu datang dari titik putih, dieksekusi dengan sempurna oleh Kai Havertz. Sungguh momen yang punya cerita tersendiri, karena Havertz kembali ke bekas markasnya.

"Sepak bola menciptakan kisah-kisah gila," ungkap Arteta, tersenyum. "Tentu saja, sungguh luar biasa bahwa Kai kembali ke sini setelah bertahun-tahun dan kemudian berhasil mengeksekusi penalti. Ini adalah kisah yang hebat."

Di sisi lain, hasil ini membuat segalanya masih sangat terbuka. Skor 1-1 berarti kedua tim punya peluang sama besar di leg kedua nanti.

Semua akan ditentukan di Stadion Emirates, London, pekan depan. Siapa pun yang menang, dengan skor berapa pun, akan melangkah ke perempat final. Tekanan pasti ada, tapi bagi Arteta, ini justru momentum untuk membuktikan karakter.

"Dalam 20-25 menit terakhir, kami bermain lebih baik lagi dan saya pikir gol penyeimbang itu pantas kami dapatkan," katanya. "Sekarang, kami siap untuk pertarungan di kandang."

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar