Pasar saham kita diprediksi bakal dibuka dengan warna merah Jumat ini. IHSG diperkirakan melanjutkan koreksinya, bergerak di kisaran 8.850 hingga 8.950. Ini melanjutkan tren kemarin, di mana indeks ditutup anjlok 18 poin lebih ke level 8.992.
Secara teknikal, sinyalnya memang kurang bagus. IHSG masih bertengger di bawah MA5. Yang lebih mengkhawatirkan, indikator MACD berpotensi membentuk death cross biasanya sinyal bearish bagi para trader.
“Dengan kondisi itu, IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dan menguji support di 8.850-8.950,”
tulis analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Nah, selain dari faktor teknikal, mata investor global juga sedang tertuju ke sejumlah data ekonomi. Dari Jepang, data inflasi Desember 2025 dipantau, yang diperkirakan melambat jadi 2,7%. Hasil pertemuan Bank of Japan juga dinanti, dengan spekulasi bahwa suku bunga akan dipertahankan di 0,75%.
Tak cuma itu. Rilis data dari Inggris dan AS juga bakal jadi bumbu perdagangan hari ini. Retail sales Inggris serta data PMI sektor manufaktur dan jasa akan dirilis. Sementara dari AS, ada indeks manufaktur, jasa, dan sentimen konsumen Michigan.
Di tengah kondisi yang rawan koreksi ini, Phintraco punya beberapa rekomendasi saham untuk dipertimbangkan: ISAT, KLBF, TLKM, AALI, dan ASRI.
Artikel Terkait
IHSG Dibuka Menguat, Saham RMKO Melonjak Hampir 20%
Harga Emas Antam Melonjak Rp90.000 per Gram, Sentuh Rp2,88 Juta
Harga Emas Antam Melonjak Rp 90 Ribu per Gram di Tengah Perubahan Aturan Pajak
Prabowo Soroti Indonesia sebagai Titik Terang Ekonomi Global di Forum Davos