HOME Syariah: Dari Renovasi Rumah hingga Kebangkitan Ekonomi Keluarga

- Kamis, 22 Januari 2026 | 21:06 WIB
HOME Syariah: Dari Renovasi Rumah hingga Kebangkitan Ekonomi Keluarga

Kolaborasi antar BUMN di Indonesia semakin gencar, terutama untuk urusan menyediakan rumah layak bagi masyarakat yang masih berjuang secara ekonomi. Kali ini, Kementerian PUPR bersama Sarana Multigriya Finansial (SMF) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berupaya mewujudkannya.

Mereka punya program bernama HOME Syariah. Intinya, ini fasilitas pembiayaan ultra mikro yang khusus untuk renovasi rumah. Tapi bukan sembarang renovasi. Rumah yang dibenahi juga diharapkan bisa berfungsi ganda sebagai tempat usaha. Jadi, selain untuk berteduh dan berkumpul keluarga, hunian itu juga bisa menghasilkan uang.

Menurut Dodot Patria Ary, Sekretaris Perusahaan PNM, filosofi di balik program ini cukup sederhana namun menyentuh.

"Program ini kami hadirkan untuk membantu nasabah membangun rumah yang lebih layak dan produktif. Bagi banyak keluarga prasejahtera, rumah bukan hanya tempat pulang, tetapi juga tempat mencari penghidupan," jelasnya.

Dodot menambahkan, skema yang ditawarkan memang dirancang untuk mempermudah. "Melalui pembiayaan ultra mikro berbasis prinsip syariah, tanpa agunan, serta pendampingan berkelanjutan, kami ingin memastikan setiap nasabah memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menguatkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya," ujarnya.

Nah, soal pendampingan, program ini terintegrasi dengan Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Jadi dapat duit, dapat juga ilmu mengelola bisnis. Skema pembiayaannya sendiri berjalan dengan tiga akad syariah: Murabahah, Wadiah, dan Wakalah. Singkatnya, Murabahah untuk jual-beli barang kebutuhan renovasi, Wadiah mengatur titipan dana, sementara Wakalah memberi kuasa pada nasabah untuk membeli barang-barang yang diperlukan.


Halaman:

Komentar