Pemerintah, lanjutnya, memastikan Indonesia akan terus memilih jalan persahabatan.
Menyebut Danantara
Ada satu hal yang menarik perhatian dalam pidato itu: penyebutan Danantara. Prabowo secara khusus menyinggung lembaga pengelola aset negara tersebut dalam forum bergengsi itu.
"Danantara mengelola aset dan pendapatan sebesar 1 triliun USD," sebutnya. Angka yang fantastis itu, dalam pandangannya, bukan sekadar simpanan. Itu adalah modal sekaligus pengubah permainan.
"Dengan Danantara, saya dapat berdiri di hadapan Anda sebagai mitra yang setara," kata Presiden. Ia menggambarkan sebuah transformasi. "Indonesia kini bukan hanya negeri perdamaian dan stabilitas, Indonesia kini semakin menjadi negeri peluang."
Optimisme itu ia tutup dengan sebuah ramalan. "Saya yakin pertumbuhan kita, perjalanan ekonomi kita, akan sangat mengejutkan banyak orang di dunia."
Dan dengan Danantara, Indonesia merasa kini sejajar dengan banyak mitra global lainnya.
Artikel Terkait
Jatis Mobile Siapkan Buyback Saham Senilai Rp35 Miliar untuk Stabilisasi Harga
PT Sinar Terang Mandiri (MINE) Catat Laba Rp200,83 Miliar Didorong Proyek Nikel
BULL Tambah Armada dengan Kapal Tanker LNG Kedua, Siap Operasi 2026
Wall Street Turun Tertekan Eskalasi Konflik Iran dan Ancaman Harga Minyak