HRUM Bergerak di Bidang Apa? Profil Lengkap Saham Harum Energy Tbk
PT Harum Energy Tbk (HRUM) merupakan perusahaan publik yang bergerak di bidang pertambangan batu bara dan pengolahan nikel. Perusahaan yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2010 ini menjalankan bisnisnya melalui sejumlah anak perusahaan, membentuk rantai produksi yang terintegrasi secara vertikal.
Bidang Usaha dan Portofolio Bisnis Harum Energy (HRUM)
Sebagai perusahaan induk, HRUM mengelola portofolio bisnis yang berfokus pada dua komoditas utama:
- Pertambangan Batu Bara: Menghasilkan batu bara termal untuk pembangkit listrik dan pabrik semen.
- Pertambangan dan Pengolahan Nikel: Mengelola pertambangan nikel, fasilitas pengolahan, dan pemurnian nikel secara terintegrasi.
Sejarah dan Perkembangan Perusahaan
Harum Energy berdiri pada tahun 1995 dengan nama awal PT Asia Antrasit. Perusahaan kemudian berganti nama menjadi PT Harum Energy pada tahun 2007. Ekspansi bisnis ke sektor nikel dimulai pada tahun 2020 dengan mendirikan anak usaha untuk mengelola nikel secara terintegrasi.
Lokasi Operasional dan Kapasitas Produksi
Tambang batu bara HRUM berlokasi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, yang dikelola oleh empat anak usaha. Sementara untuk bisnis nikel, pertambangannya berada di Halmahera. Fasilitas pengolahan dan pemurnian nikel (smelter) perusahaan terletak di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, dengan kapasitas produksi sebesar 55.000 ton nikel pig iron (Ni).
Kinerja Operasional 2024
Sepanjang tahun 2024, Harum Energy mencatatkan volume penjualan yang signifikan:
- Penjualan batu bara: 5,97 juta metrik ton.
- Penjualan nikel: 57.583 metrik ton Ni.
Struktur Kepemilikan Saham HRUM
Berdasarkan data per 30 September 2025, komposisi pemegang saham utama Harum Energy Tbk adalah:
- PT Karunia Bara Perkasa: 10,78 miliar saham (79,79%) - Pengendali
- Bara Sejahtera Abadi: 12,5 juta saham (0,093%) - Pengendali
- Masyarakat (Non-Warkat): 2,32 miliar saham (17,18%)
Penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari kepemilikan saham HRUM adalah Keluarga Barki, dengan Kiki Barki sebagai pengusaha di balik perusahaan pengendali.
Informasi Saham HRUM
HRUM melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada Oktober 2010 dengan melepas 500 juta saham pada harga Rp 5.200 per saham.
Artikel Terkait
IHSG Terkoreksi 1,98% Usai MSCI Rebalancing, Analis Sebut Tekanan Eksternal Makin Dominan
Harga Minyak Stagnan di Tengah Laporan 30 Kapal Berhasil Melintasi Selat Hormuz
Wall Street Cetak Rekor Baru, Reli Saham Teknologi Dipicu Pertemuan Trump-Xi dan Izin Penjualan Chip Nvidia
Wall Street Menguat, Nvidia dan Cisco Dorong Reli Saham Teknologi