Di hadapan anggota Komisi XII DPR RI, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap sebuah insiden yang cukup merugikan. Ternyata, di awal tahun ini terjadi kebocoran pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Sumatera. Akibatnya? Potensi produksi minyak nasional hilang sekitar 2 juta barel.
Rupanya, kebocoran itu sempat menghentikan aliran gas ke Blok Rokan. Dampaknya langsung terasa, kegiatan produksi minyak di lapangan Rokan pun ikut terganggu. Sebuah musibah kecil, tapi konsekuensinya tidak bisa dibilang sepele.
“Nah, izin pimpinan kami laporkan bahwa kita di awal tahun ini mengalami ada sedikit musibah kecil di Sumatera, pipa kita bocor yang kehilangan potensi loss kurang lebih sekitar 2 juta barel di awal tahun,”
Begitu penjelasan Bahlil saat rapat kerja di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis lalu.
Artikel Terkait
IHSG Tergelincir dari Level 9.000, Saham-Saham Ini Justru Melonjak Tajam
Industri Tapioka Terkapar: Kapasitas Pabrik Menganggur, Impor Masih Mengalir
Saham DAAZ Melonjak 21%, Siapa Dalang di Balik Raksasa Komoditas Ini?
Kredit Melonjak di Akhir 2025, Sektor Riil Jadi Penggerak Utama