Suasana tegas kembali menyelimuti kawasan Teluk. Senin (9/3) lalu, Iran melancarkan rentetan serangan baru, kali ini menyasar instalasi-instalasi minyak di sejumlah negara tetangganya. Salah satu target yang kena adalah kilang minyak di Bahrain.
Harga minyak dunia sendiri sudah meroket belakangan ini. Kekhawatiran akan pasokan yang terganggu jadi penyebab utamanya, terutama sejak ketegangan antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel memanas lagi akhir Februari. Nah, serangan drone yang beruntun ini makin memicu ketidakpastian.
Menurut laporan AFP, fasilitas minyak Al Ma'ameer di Bahrain yang luas itu jadi sasaran. Serangan itu memicu kebakaran dan menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan. Akibatnya, perusahaan energi milik negara Bahrain, Bapco, tak punya pilihan lain.
Mereka terpaksa menyatakan force majeure.
Artikel Terkait
NasDem Kukuhkan 32 DPC di Kuningan, Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029
Rumah Sakit Soeharto Heerdjan Bantah Klaim Perawatan Paksa Pasien EO
Mojtaba Khamenei Resmi Ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran Baru
KPK Larang ASN Terima atau Beri Hampers Jelang Lebaran