Prabowo: Dana Rp31,3 Triliun Hasil Penyelamatan Negara Dapat Perbaiki 34 Ribu Sekolah

- Jumat, 10 April 2026 | 16:30 WIB
Prabowo: Dana Rp31,3 Triliun Hasil Penyelamatan Negara Dapat Perbaiki 34 Ribu Sekolah

Prabowo: Dana Rp31,3 Triliun Diselamatkan, Bisa untuk Perbaiki 34 Ribu Sekolah

Jakarta, Jumat siang (10/4/2026) – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kabar yang cukup mencengangkan. Hanya dalam kurun satu setengah tahun memimpin, pemerintahannya berhasil menyelamatkan uang negara yang jumlahnya fantastis: Rp31,3 triliun. Angka itu bukan sekadar statistik di atas kertas. Menurut Prabowo, dengan dana sebesar itu, kita bisa membenahi puluhan ribu sekolah yang rusak di seantero negeri.

Pernyataan itu ia sampaikan di sela acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan dan aset negara di Kejaksaan Agung. Suasana di ruangan itu terasa berbeda, mungkin karena ada “gunungan” uang sitaan senilai Rp11,42 triliun yang secara simbolis diserahkan hari itu.

“Kita hari ini hadir dalam acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan dan aset negara serta penagihan denda administratif tahun 2006 sebesar Rp11.420.104.815.858,”

Begitu kata Prabowo membuka sambutannya.

Ia lalu membeberkan kronologi pengumpulan dana tersebut. Rupanya, ini adalah akumulasi dari beberapa kali aksi penindakan. Pencapaian pertama terjadi pada Oktober 2025. Saat itu, negara berhasil mengamankan Rp13,255 triliun dari kasus korupsi yang terkait fasilitas ekspor minyak sawit (CPO) dan produk turunannya.

“Ini adalah sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi saya bahwa hal ini terjadi berkali-kali di dalam pemerintahan yang saya pimpin baru 1,5 tahun ini,”

ujar Prabowo, tak menyembunyikan rasa bangganya.

Selang dua bulan kemudian, tepatnya Desember 2025, kembali ada tembakan besar. Pemerintah menyelamatkan tambahan Rp6,625 triliun. Lalu, ditambah dengan hasil hari ini, totalnya melambung menjadi Rp31,3 triliun. Sebuah angka yang sulit dibayangkan, tapi nyata adanya.

Lantas, untuk apa dana sebesar itu? Prabowo punya gambaran yang sangat konkret dan dekat dengan kehidupan sehari-hari rakyat.

“Kalau kita punya bayangan dengan uang ini kita bisa memperbaiki 34.000 sekolah di seluruh Indonesia,”

tegasnya.

Sebagai perbandingan, ia menyebut bahwa tahun sebelumnya pemerintah baru sanggup merehabilitasi sekitar 17.000 sekolah. Artinya, dana yang diselamatkan ini potensinya dua kali lipat dari anggaran sebelumnya. “Sekolah-sekolah yang berbelas tahun tidak mengalami perbaikan,” tambahnya.

Namun begitu, manfaatnya tak berhenti di sana. Prabowo juga memberikan ilustrasi lain. Dana triliunan rupiah itu, katanya, bisa dialihkan untuk program perumahan.

“Bisa juga dibayangkan kalau membantu renovasi rumah untuk rakyat berpenghasilan rendah ini dapat memperbaiki 500.000 rumah lebih. Berarti bisa memberi manfaat kepada 2 juta rakyat kita berpenghasilan rendah,”

paparnya.

Acara penyerahan hari ini, di tengah tumpukan berkas dan laporan keuangan, pada akhirnya mencoba menjawab satu pertanyaan sederhana: uang rakyat yang sempat hilang, kini kembali. Dan dampaknya, setidaknya menurut hitungan di atas kertas, bisa langsung menyentuh ranah pendidikan dan tempat tinggal masyarakat. Tinggal menunggu eksekusinya saja.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar