Pasar Modal Indonesia Tunjukkan Ketangguhan di Tengah Gejolak Global

- Senin, 19 Januari 2026 | 19:15 WIB
Pasar Modal Indonesia Tunjukkan Ketangguhan di Tengah Gejolak Global

Di tengarai meningkatnya gejolak di panggung global, pasar modal Indonesia justru menunjukkan ketahanan yang cukup mengesankan. Menurut Korea Investment Management (KIM), kondisi pasar kita relatif stabil, didukung fundamental ekonomi yang memang solid. Hal ini disampaikan langsung oleh Chief Investment Officer KIM, Lee Mee Yeon, dalam sebuah kesempatan di BEI Jakarta, Senin lalu.

Lee Mee Yeon memaparkan, ketahanan itu bukan datang tiba-tiba.

"Pasar modal Indonesia berada dalam kondisi yang relatif stabil, didukung oleh fundamental yang solid. Di tengah berbagai tantangan global yang masih berlangsung, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan ekonomi, dukungan kebijakan yang konsisten, serta pertumbuhan basis investor domestik yang berkelanjutan,"

Begitu penjelasannya. Intinya, fondasinya kuat.

Kalau kita lihat lebih detail, kemajuan sektor pasar modal kita memang signifikan. Partisipasi investor terus merangkak naik, ekosistemnya pun makin menguat dari tahun ke tahun. Yang menarik, angka partisipasi ini meledak. Hingga penghujung 2024, jumlah investor di pasar modal sudah tembus angka sekitar 20 juta. Itu artinya, terjadi peningkatan lebih dari 32 persen dibanding setahun sebelumnya. Cukup fantastis.

Lee menilai lonjakan ini bukan sekadar angka.

"Ini mencerminkan meningkatnya literasi keuangan serta semakin luasnya inklusi investasi, yang menjadi sinyal positif bagi pengembangan pasar modal Indonesia dalam jangka panjang,"

Jadi, ada cerita di balik data itu: masyarakat kita makin melek investasi.

Dari sisi kinerja, sepanjang 2025 pasar modal kita juga tumbuh kuat. Pertumbuhan ini terlihat jelas di partisipasi investor dan nilai aset kelolaan, terutama di industri pengelolaan investasi. Reksadana, misalnya, catat asetnya membengkak sekitar 33 persen. Performa yang sulit diabaikan.

Lantas, bagaimana prospek ke depan? Lee terlihat optimistis. Optimisme ini ditopang prospek ekonomi jangka menengah yang positif, ditambah lagi dengan partisipasi investor yang masih berpotensi naik dan pengembangan pasar modal yang tak kunjung berhenti.

"Dengan pendekatan investasi yang selektif dan disiplin, Indonesia terus menawarkan peluang investasi yang menarik untuk jangka panjang,"

Pesan penutupnya jelas: peluang itu masih terbuka lebar, asal kita pintar-pintar memilih.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar