Kabar baik juga datang dari nilai tukar rupiah. Menurut pantauan Bloomberg, mata uang kita menguat 68 poin terhadap dolar AS dan berada di kisaran Rp 16.954. Ini tentu jadi angin segar.
Namun begitu, sentimen di kawasan Asia tidak seragam. Bursa regional tampak berwarna-warni, dengan pergerakan yang beragam.
Indeks Nikkei 225 Jepang dan Hang Seng Hong Kong sama-sama tertekan, masing-masing anjlok 0,65% dan 1,05%. Singapura juga ikut merugi dengan Straits Times yang turun 0,51%.
Tapi, ada sedikit cahaya dari China. Indeks SSE Composite Shanghai justru berhasil naik 0,29 persen, menutup hari di zona hijau.
Artikel Terkait
BCA Bagikan Dividen Final Rp34,5 Triliun, Total 2025 Capai Rp41,4 Triliun
Wall Street Rebound Dihantui Data Campuran dan Ekspektasi Suku Bunga Tinggi
Persiapan Mudik Lebaran 2026: Ban Tepat Jadi Kunci Hemat Daya Mobil Listrik
MR.D.I.Y Indonesia (MDIY) Catat Laba Bersih Rp1,1 Triliun dan Usul Dividen 40%