PT Folago Global Nusantara (IRSX) baru saja mengumumkan aksi korporasi besar-besaran. Mereka akan menggelar rights issue tahap pertama, atau PMHMETD I, dengan target dana yang fantastis: mendekati Rp 3,72 triliun. Angka yang cukup membuat pasar bergerak.
Kalau dilihat dari prospektus yang dirilis Rabu lalu, rencananya emiten hiburan ini akan menerbitkan saham baru hingga 12,39 miliar lembar. Jumlah itu tak main-main, karena mencakup sekitar dua pertiga dari total modal yang sudah ditempatkan dan disetor perusahaan.
Nah, untuk mekanismenya, rasio rights-nya ditetapkan 1:2. Artinya, pemegang satu saham lama berhak atas dua Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Setiap hak itu bisa ditebus dengan harga Rp300 per saham. Dari sinilah perhitungan dana segar itu muncul.
Yang menarik, rights issue ini tidak datang sendirian. Ada bonus berupa Waran Seri II yang ikut ditawarkan. Jumlahnya mencapai 1,24 miliar waran.
"Waran Seri II diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham yang melaksanakan haknya dalam PHMHMETD I," jelas manajemen IRSX.
Jadi, bagi investor yang melaksanakan 10 saham baru, mereka berhak dapat 1 waran. Waran ini nantinya bisa ditukar jadi saham biasa dengan harga Rp350 per lembar, mulai Agustus 2026 hingga Agustus 2028. Jika semua waran ditebus, potensi tambahan dana untuk perusahaan bisa mencapai Rp433,6 miliar lagi.
Di sisi lain, jadwal perdagangan haknya sudah ditetapkan. Batas akhir perdagangan HMETD di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 5 Maret 2026. Sementara pencatatannya dijadwalkan seminggu kemudian, tepatnya 11 Maret 2026.
Dukungan juga datang dari pengendali. PT Matra Tri Abadi (MTA), yang saat ini memegang 54,88% saham IRSX, menyatakan komitmen penuh untuk melaksanakan seluruh hak yang mereka peroleh. Ini tentu sinyal positif bagi investor lain.
Respons pasar terhadap pengumuman ini tampaknya cukup hangat. Pada hari Rabu itu juga, saham IRSX meroket 7,4% ke level Rp580. Perjalanan saham ini dalam setahun terakhir memang luar biasa, tercatat melesat hampir 1.300 persen. Kini, nilai kapitalisasi pasarnya sudah menembus Rp3,59 triliun.
Artikel Terkait
IMF Peringatkan Utang AS Capai 125% PDB, Butuh Penyesuaian Fiskal Terbesar
Cerebras Systems Ajukan IPO di Nasdaq Didukung Komitmen Besar OpenAI
Harga Minyak Sawit Malaysia Melemah, Dihantam Permintaan Lesu dan Anjloknya Harga Minyak Dunia
Investor Asing Lepas Saham Rp2,4 Triliun, IHSG Justru Naik 2,35%