Berbeda dengan minyak mentah, harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) justru melemah. Catatan dari tradingeconomics menunjukkan penurunan sebesar 0,68 persen. CPO akhirnya ditutup pada MYR 4.063 untuk setiap tonnya.
Nikel
Nasib serupa dialami oleh nikel. Komoditas logam ini mengalami tekanan jual yang cukup dalam pada penutupan Selasa. Harganya anjlok cukup tajam, yakni 2,63 persen, hingga menyentuh level USD 17.600 per ton.
Timah
Sementara itu, timah justru menjadi bintang dengan kinerja paling cemerlang hari itu. Di tengah pelemahan beberapa komoditas lain, harga timah malah melesat tinggi. Berdasarkan catatan London Metal Exchange (LME), terjadi kenaikan fantastis sebesar 3,25 persen. Alhasil, harga logam ini menetap di posisi USD 49.528 per ton.
Artikel Terkait
Rupiah Terseret Pelemahan Global, Tapi Arus Modal Asing Tetap Deras
Prajogo Pangestu Gelontorkan Rp 11,87 Miliar untuk Perkuat Cengkeraman di BREN
Pemerintah Kaji Ulang Nasib Paket Ekonomi dan Program Penyerapan Tenaga Kerja
Emas Cetak Rekor, Saham Tambang Melonjak di Tengah Sentimen The Fed