Wall Street Berakhir Merah: Inflasi Melambat Malah Picu Aksi Ambil Untung

- Rabu, 14 Januari 2026 | 07:00 WIB
Wall Street Berakhir Merah: Inflasi Melambat Malah Picu Aksi Ambil Untung

Namun begitu, ada kabar yang kurang baik dari menara perbankan. JPMorgan Chase memang melampaui ekspektasi pendapatan dan laba. Tapi kinerja divisi investasinya lemah. Belum lagi, akuisisi program kartu kredit Apple memberatkan laporan labanya. Bank raksasa itu mencatat penurunan laba 7 persen, sebagian karena cadangan kredit sebesar USD 2,2 miliar terkait akuisisi tersebut.

Nasib sektor perbankan masih akan jadi sorotan. Raksasa lain seperti Bank of America, Wells Fargo, dan Citigroup dijadwalkan merilis laporan pada Rabu. Hasil mereka akan sangat berpengaruh membentuk suasana hati pasar di awal tahun 2026 ini. Pendapatan yang kuat bisa jadi penyeimbang kekhawatiran investor.

Di luar sektor keuangan, ada cerita lain. Saham maskapai Delta Air Lines justru terperosok meski labanya mengalahkan perkiraan. Ternyata, pendapatannya meleset dan panduan untuk tahun depan dinilai kurang meyakinkan oleh pasar.

Tapi tidak semua sektor suram. Saham-saham chip malah melesat. Advanced Micro Devices (AMD) dan Intel meroket masing-masing lebih dari 7 dan 6 persen. Pemicunya adalah kenaikan peringkat dari Keybank menjadi "overweight", disertai revisi target harga yang lebih optimis. Sebuah kenaikan yang cukup signifikan di tengah keramaian berita hari itu.

Jadi, Selasa kemarin adalah hari yang campur aduk. Antara data ekonomi yang stabil, laporan perusahaan yang beragam, dan sentimen yang masih berusaha mencari arah yang jelas.


Halaman:

Komentar