Penyebabnya, karena tinta yang digunakan dalam pembuatan uang palsu berbeda dengan yang digunakan untuk membuat uang asli.
Bukan hanya itu, pada uang asli juga terdapat benang pengaman yang tampak timbul dan dapat berubah warna.
2. Tekstur Kertas
Selanjutnya jika meraba uang palsu, tekstur kertasnya halus dan berbeda dengan uang asli yang memiliki tekstur lebih kasar dengan ukuran kertas yang lebih tebal.
Baca Juga: Rincian Kenaikan Gaji ASN 2024: Segini Uang Makan PNS Golongan Terendah
Bukan tanpa sebab, uang palsu bertekstur halus dan tipis seperti kertas HVS dan dalam uang asli terdapat unsur-unsur pengaman yang tidak dimiliki oleh uang palsu.
3. Gambar dan Tulisan
Selanjutnya bisa memanfaatkan sinar untuk memastikan uang palsu. Apabila diarahkan pada sinar, uang asli akan berpendar dan kalian juga akan melihat gambar pahlawan, ornamen, logo Bank Indonesia secara utuh.
Jadilah pengguna uang yang cerdas dengan mudah bisa membedakan uang palsu dengan uang asli, melali tiga ciri-ciri yang telah dijealskan tersebut. Semoga bermanfaat.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bantenhay.com
Artikel Terkait
OJK Siapkan Aturan Free Float Baru, Pasar Modal Bakal Diguncang Mulai 2026
Gadai Tembus Rp125 Triliun, Sinyal Darurat atau Peluang di Tengah Krisis?
Amman Mineral Pacu Eksplorasi di Sumbawa, Siapkan Game Changer Baru
Pefindo Beri Peringkat IdBBB+ untuk SOLA, Prospek Stabil dengan Catatan Diversifikasi