"Itulah makna dari gift card universal sebagai inovasi kami," tegas Calvin.
Dia menambahkan, "UVGC juga tetap dapat digunakan untuk kebutuhan pribadi atau untuk gift card secara fleksibel yang dapat dibeli di e-commerce, aplikasi Ultra Voucher, dan [email protected] untuk B2B."
Untuk saat ini, sudah ada 33 merchant yang bisa menerima UVGC sebagai alat bayar langsung di semua gerainya. Deretannya cukup panjang: mulai dari Alfamart, Electronic City, sampai Matahari Department Store. Belum lagi Mitra 10, Nanny’s Pavillon, hingga Häagen-Dazs dan Pizza Hut. Masih ada lagi retail besar lain yang katanya sedang dalam proses.
"Hanya dengan membawa UVGC ke merchant-merchant tersebut, masyarakat dapat dengan mudah membeli kebutuhan mereka secara seamless," jelas Calvin.
Ke depannya, targetnya lebih ambisius. Perusahaan ingin UVGC terintegrasi di semua mesin EDC BCA. Kalau ini terwujud, hampir setiap outlet yang punya EDC bisa menerima transaksi pakai UVGC. Uji coba terbatas di beberapa merchant pilihan sedang berjalan, dan ekspansi bertahap akan menyusul sepanjang 2026.
Mereka tampaknya serius memainkan kartu ini. Tinggal tunggu saja, apakah pasar akan merespons.
Artikel Terkait
Pinjol Tembus Rp 94,85 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Rentan Gagal Bayar
Trump Panggil Raksasa Minyak, Tawarkan Venezuela dengan Garansi 100 Miliar Dolar
MIND ID dan Pertamina Pacu Hilirisasi Batu Bara untuk Tekan Impor LPG
Bencana Akhir Tahun: 189 Ribu Rumah Rusak di Aceh hingga Sumatera