Menurutnya, program KNMP ini bukan cuma proyek fisik belaka. Ini adalah program prioritas nasional yang punya tujuan sosial lebih dalam: meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Pendekatannya disebut sebagai social engineering, sebuah upaya memberdayakan ekonomi pesisir secara inklusif.
"Program ini hadir bukan hanya membangun fasilitas seperti dermaga, cold storage, atau pabrik es," tegas Latif.
"Lebih dari itu, ini adalah kesempatan nyata bagi masyarakat pesisir untuk bangkit secara ekonomi dan sosial."
Setelah 65 titik di tahap pertama, rencananya akan ada 35 titik lagi yang dibangun pada tahap kedua. Angka itu diharapkan terus merangkak naik, hingga akhirnya menyentuh target ribuan lokasi seperti yang diimpikan.
Harapannya jelas. Program ini diandaikan bisa jadi motor penggerak ekonomi lokal, menciptakan lebih banyak kesempatan kerja di daerah, dan pada akhirnya mensejahterakan warga pesisir. Sambutan di lapangan, kata Latif, sudah cukup positif.
"Masyarakat juga menyambut antusias program KNMP ini karena membawa dampak positif yang nyata di daerah," pungkasnya.
Artikel Terkait
Data Tenaga Kerja AS Mengejutkan, Wall Street Malah Meroket
Dana IPO DIVA Terserap 99%, Hanya Tersisa Rp5,46 Miliar di Rekening
Pinjol Tembus Rp 95 Triliun, Trump Siapkan Rp 3.000 Triliun untuk Ringankan KPR
United Tractors Gencar Bor, Suntik Rp23,8 Miliar untuk Eksplorasi Nikel dan Emas