Kronologi Kecelakaan Tambang Laut Bangka Barat: Pekerja Tewas Tertimbun di Dasar Laut

- Minggu, 09 November 2025 | 19:10 WIB
Kronologi Kecelakaan Tambang Laut Bangka Barat: Pekerja Tewas Tertimbun di Dasar Laut
Kecelakaan Tambang Laut Bangka Barat: Pekerja Tewas Tertimbun di Dasar Laut | Info Keselamatan Kerja

Kecelakaan Tambang Laut Bangka Barat: Pekerja Tewas Tertimbun di Dasar Laut

Seorang pekerja tambang bijih timah di Perairan Pasirkuning, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, meninggal dunia dalam sebuah insiden kecelakaan kerja pada Sabtu (8/11) sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban tewas tersebut diidentifikasi bernama Adil, berusia 23 tahun, warga Desa Airnyatoh, Simpangteritip. Ia dikabarkan tewas di dasar laut setelah tertimbun tanah saat melakukan pekerjaan menambang dengan cara menyelam.

Kronologi Kecelakaan Tambang di Bangka Barat

Menurut keterangan Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, korban berangkat bekerja pada pagi hari bersama dua rekannya, Salman (23) dan Lepan (19).

"Saat sedang melakukan penyelaman, korban tidak memberikan respons setelah selang udara yang digunakannya tertarik ke dasar laut. Rekan-rekan korban kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa," jelas Yos Sudarso di Mentok, pada hari Minggu.

Tindak Lanjut dan Penyidikan Polisi

Satuan Polairud Polres Bangka Barat langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan. Tim polisi melakukan Tindak Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), memeriksa saksi-saksi, dan berkoordinasi dengan Puskesmas Tempilang untuk proses visum terhadap jenazah korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menyatakan belum menemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa ini. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tambang laut ini.

"Lokasi kejadian berada tidak jauh dari pesisir Pantai Pasirkuning yang merupakan jalur perahu nelayan lokal. Kami akan melakukan pengambilan titik koordinat lokasi serta mengevakuasi ponton selam sebagai barang bukti untuk diamankan di Mako Satuan Polairud," tambahnya.

Imbauan Keselamatan Kerja di Laut

Polisi menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa korban. Masyarakat, khususnya para pekerja tambang laut, diimbau untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan kerja.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja tambang laut, agar selalu mengutamakan keselamatan. Gunakan peralatan yang layak dan perhatikan kondisi lingkungan sekitar demi menghindari risiko serupa," pungkas Yos Sudarso.

Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar