Namun begitu, ada kabar baik soal waktu tempuh. Menurut Dudy, perjalanan dari Cawang menuju Banyumanik tahun ini rata-rata bisa ditempuh dalam 5 jam 4 menit. Itu turun sekitar 5% dari tahun lalu. Untuk arus sebaliknya, penurunan waktunya bahkan lebih signifikan, sampai 10,1%.
Lalu, kemana saja tujuan utama para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi? Rupanya, dominasi masih ke Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Tak ketinggalan juga tujuan ke Banten, Sumatera, serta beberapa daerah favorit di Jawa Barat seperti Puncak dan Sukabumi.
Untuk memantau semua keramaian ini, Kemenhub tak main-main. Mereka membuka posko di ribuan titik. Secara total, ada 1.549 titik pemantauan yang tersebar di berbagai simpul transportasi. Rinciannya begini: stasiun kereta api jadi yang paling banyak dipantau dengan 471 titik, disusul pelabuhan laut (264), bandara (257), pelabuhan penyeberangan (248), terminal (222), serta gerbang tol dan jalan arteri yang masing-masing punya puluhan titik pengawasan.
Dengan kata lain, semua titik krusial diawasi ketat. Hasilnya? Lalu lintas mudik dan balik tahun ini berjalan relatif lancar, meski jumlah pemudiknya bertambah banyak.
Artikel Terkait
Suara Kekecewaan 2025: Ketika KaburAjaDulu Menjadi Pilihan Rasional
MNC Life dan BPD DIY Perkuat Proteksi Nasabah dengan Asuransi Jiwa Kredit Personal Loan
Prestasi Bersejarah di SEA Games 2025, Bonus Atlet Emas Tembus Rp1 Miliar
Menkeu Purbaya: Demutualisasi BEI Bukti Kepercayaan Investor, IHSG 10.000 Bukan Mimpi