Banjir yang tiba-tiba melanda Dusun Kapali di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Selasa (30/12/2025) sore, langsung mendapat respons dari perusahaan tambang setempat. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), pengelola Tambang Emas Pani, tak lama kemudian sudah mengerahkan tim dan bantuan ke lokasi bencana.
Menurut sejumlah saksi, hujan dengan intensitas luar biasa lebat mengguyur hulu Sungai Taluduyunu. Debit air pun melonjak drastis. Sekitar pukul lima sore waktu setempat, sungai itu akhirnya meluap. Air menerjang tanggul dan membanjiri permukiman warga di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia.
Sejak hari pertama itu, Merdeka Gold lewat Pani Gold Mine langsung turun tangan. Mereka memberangkatkan Emergency Response Team (ERT) ke titik terdampak. Bantuan pun mengalir. Hingga hari kelima penanganan, tercatat lebih dari 1.900 paket makanan siap santap telah dibagikan kepada warga yang membutuhkan.
Namun begitu, bantuan tidak berhenti di situ. Perusahaan juga mengerahkan sejumlah alat berat untuk mendukung pemulihan. Excavator, dump truck, grader, dan water truck dikerahkan ke lokasi. Lebih dari sepuluh personel terlibat langsung, bahu-membahu dengan warga dan BPBD setempat. Mereka membersihkan lumpur dari rumah-rumah, membuka akses jalan yang terputus, hingga membantu perbaikan pipa air milik Perumdam yang rusak.
Presiden Direktur Merdeka Gold Resources, Boyke P. Abidin, menegaskan bahwa langkah cepat ini adalah wujud komitmen perusahaan.
“Kami turut prihatin atas musibah banjir yang dialami masyarakat Pohuwato. Sejak awal kejadian, tim kami langsung turun ke lapangan untuk membantu warga, mulai dari penyaluran makanan hingga pembersihan rumah dan akses jalan. Keselamatan dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas kami,” ujar Boyke, Senin (5/1/2026).
Upaya tak hanya fokus pada tanggap darurat. Sehari setelah banjir, Rabu (31/12/2025), perusahaan menggelar pertemuan dengan masyarakat sekitar tambang dan jajaran Pemkab Pohuwato. Tujuannya jelas: mendengar langsung aspirasi warga dan menyelaraskan langkah-langkah pemulihan jangka panjang.
Respons ini pun mendapat apresiasi dari pemerintah daerah.
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, secara khusus menyoroti bantuan makanan serta dukungan alat dan tenaga untuk pembersihan. Apresiasi serupa datang dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Hamdi Alamri.
“Kami mengapresiasi bantuan cepat yang dilakukan Merdeka Gold Resources. Harapannya, langkah-langkah seperti ini dapat terus dijaga secara konsisten dan berkelanjutan,” tuturnya.
Hingga kini, perusahaan masih terus memantau perkembangan kondisi di Pohuwato. Mereka menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan lanjutan, tentu saja dengan berkoordinasi penuh bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya. Intinya, agar proses pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Di balik semua aksi tanggap bencana ini, Merdeka Gold Resources kembali menegaskan komitmen dasarnya: menjalankan operasi tambang secara bertanggung jawab. Mereka bertekad mengedepankan aspek keselamatan, kepatuhan regulasi, dan tentu saja, menjaga hubungan yang konstruktif dengan komunitas di sekitarnya.
Artikel Terkait
Direktur Utama MDTV, Lie Halim, Mundur Jelang Akhir Masa Jabatan
Harga Emas Antam Naik Rp16.000 per Gram, Pesaing Tetap Stabil
IHSG Diproyeksi Bergerak Tak Menentu, Terjepit Sentimen Lokal dan Global
IHSG Melonjak 1,03% di Awal Pekan, Mayoritas Sektor Berada di Zona Hijau