Nah, buat urusan hiburan, velodrome ini makin kesohor aja. Hindia pernah nutup tur albumnya di sini akhir September 2023. Lalu, .Feast juga gelar konser tunggal bertajuk "Pertunjukan Membangun dan Menghancurkan" pada Mei 2025.
Acara penggemar alias fan meeting juga banyak. Salah satunya yang rame itu Allo Bank Hangout bulan Februari 2025, yang menghadirkan WONWOO dan MINGYU dari SEVENTEEN. Suasananya pasti heboh.
Belum lagi komunitas-komunitas. Mulai dari poundfit, zumba, inline skate, sampai komunitas sepeda, sering banget ngumpul dan ngadain aktivitas di area indoor atau sekitaran velodrome. Jadi emang hidup terus tempatnya.
Dengan kapasitas gede dan fasilitas yang bisa disesuaikan, wajar aja kalau velodrome ini makin dilirik buat pameran, corporate gathering, bahkan syuting iklan. Potensinya besar.
Ke depannya, aksesnya dipastikan makin mudah. Jalur LRT Jakarta yang nantinya bakal nyambungin velodrome dengan kawasan lain di ibu kota ditargetkan beres tahun 2026. Diharapkan, ini bakal mendongkrak kunjungan dan mempermudah masyarakat yang mau datang ke berbagai acara di sini.
Pada akhirnya, transformasi Jakarta International Velodrome ini menunjukkan satu hal: infrastruktur olahraga yang dikelola dengan baik bisa berkembang jadi ruang publik yang adaptif dan hidup. Tempat ini bukan cuma bangunan, tapi sudah jadi bagian dari denyut nadi kota dalam menyelenggarakan event-event besar dengan fasilitas multifungsi yang modern.
Artikel Terkait
Kemenhub Wajibkan Sopir Cadangan dan Aturan Istirahat Ketat untuk Antisipasi Kecelakaan Arus Balik
PT Merdeka Gold Ajukan IPO di Hong Kong di Tengah Peningkatan Produksi dan Kerugian Membengkak
Harga CPO Melemah Tipis di Tengah Pergerakan Minyak Nabati yang Beragam
Harga Emas Antam Stagnan, Harga Buyback Turun Rp80.000 per Gram