Gelombang kejut melanda dunia sepakbola, khususnya bagi para penggemar Liverpool. Mohamed Salah, sang ikon, akhirnya mengonfirmasi apa yang sudah lama jadi rumor: dia akan hengkang dari Anfield. Waktunya dipastikan pada akhir musim ini, atau paling lambat Juni 2026. Pengumuman resmi ini pertama kali muncul di laman klub, Rabu lalu, menegaskan bahwa tidak ada perpanjangan kontrak untuk pemain yang sudah sembilan tahun membela The Reds.
Menariknya, Salah sendiri yang mendorong agar kabar ini segera diketahui publik. Dia ingin transparan. Bagi sang bintang, ini soal rasa hormat dan terima kasih yang besar kepada para pendukung yang selalu ada. Namun begitu, misinya belum usai. Fokusnya sekarang masih satu: membawa Liverpool meraih hasil terbaik di sisa musim ini. Perayaan panjang dan perpisahan yang emosional, katanya, akan datang nanti di penghujung tahun.
Malam sebelumnya, melalui akun Instagram pribadinya @mosalah, sang legenda hidup sudah lebih dulu berbagi kabar duka ini. Unggahan itu berisi pesan yang dalam dan personal.
"Saya ingin memulai dengan mengatakan bahwa saya tidak pernah membayangkan klub ini, kota ini, orang-orang ini akan menjadi bagian dari hidup saya," tulis Salah.
"Liverpool bukan hanya klub sepak bola, ini adalah gairah, ini adalah sejarah, ini adalah semangat. Saya tidak bisa menjelaskannya kepada siapa pun yang bukan bagian dari klub ini," sambungnya.
Perjalanan bersama Liverpool jelas sangat gemilang. Pemain asal Mesir itu mengakui, bersama klub dia telah mengoleksi banyak gelar prestisius. Ucapan terima kasihnya ditujukan untuk semua pihak, mulai dari rekan setim, staf, hingga tentu saja, para suporter. Baginya, kata-kata saja tak cukup untuk menggambarkan rasa syukur atas semua momen indah itu.
"Perpisahan memang tidak pernah mudah. Kalian telah memberikan waktu terbaik dalam hidupku. Aku akan selalu menjadi bagian dari kalian!" terangnya.
"Klub ini akan selalu menjadi rumahku, bagiku dan keluargaku. Terima kasih untuk semuanya. Karena kalian semua, aku tidak akan pernah berjalan sendirian," pungkas Salah.
Statistiknya berbicara keras. Sejak direkrut dari AS Roma di musim panas 2017, pemain 33 tahun ini tampil dalam 435 laga dan mencetak 255 gol angka yang fantastis. Prestasinya? Luar biasa. Dua gelar Liga Primer Inggris, satu Liga Champions, satu Piala Dunia Antarklub, belum lagi Piala FA, Piala Liga, dan Community Shield berhasil dia persembahkan untuk Liverpool.
Kini, babak baru akan segera dimulai. Untuk Salah, dan tentu saja untuk Liverpool. Era keemasan salah satu pemain terbaik mereka dalam sejarah modern, perlahan tapi pasti, menuju titik akhir.
Artikel Terkait
Komdigi Siap Fasilitasi Akses Internet di 19 Titik Blankspot Jember untuk Dukung Pendidikan
Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Langsung Diwarnai Saling Tuduh Pelanggaran
Garudayaksa Juarai Pegadaian Championship Usai Kalahkan PSS Sleman Lewat Adu Penalti
Pomelo Luncurkan Kampanye ‘Share The Style’, Ajak Pelanggan Donasikan Pakaian Pre-Loved Demi Fesyen Berkelanjutan