Penentuan penerima manfaat berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai acuan pemerintah untuk memastikan bantuan diberikan kepada yang membutuhkan.
Dalam tahun 2023, sebanyak 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bantuan, terutama dari KPM BPNT dan PKH.
Besaran bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan, dengan penyaluran setiap dua bulan sekali, sehingga total yang diterima oleh KPM mencapai Rp400 ribu.
Pemerintah juga merencanakan penyaluran bantuan ini hingga kuartal dua tahun 2024, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan dan situasi yang berkembang.
Proses ini menjadi harapan bagi masyarakat yang masih membutuhkan bantuan ekonomi dalam menghadapi dampak dari situasi ekonomi yang sulit.
Penyaluran Bansos BLT El Nino 2024 akan dilakukan melalui tiga zona wilayah pencairan, mencakup provinsi-provinsi dan daerah tertentu.
Wilayah pertama melibatkan Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Jawa Barat.
Wilayah kedua mencakup DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Bali, NTT, dan NTB.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: nusahits.com
Artikel Terkait
Laba Bersih Amman Mineral Anjlok 60% di Tengah Masa Transisi Operasional
Laba Bersih Chandra Asri Melonjak 2.662% Jadi Rp 23,8 Triliun pada 2025
IHSG Berbalik Anjlok 1,21% di Sesi I, Sektor Energi dan Industri Tertekan
Laba Bersih DGWG Tembus Rp218,85 Miliar di 2025, Didongkrak Pendapatan Rekor