Emiten otomotif di bawah bendera Grup Salim, PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS), bersiap menambah modal. Caranya? Melalui skema rights issue yang sudah di depan mata.
Berdasarkan prospektus yang dirilis Selasa (2/12/2025), perusahaan bakal menerbitkan saham baru sebanyak 2,19 miliar lembar. Harganya ditetapkan Rp230 per saham. Kalau dihitung-hitung, total dana segar yang bisa digalang mencapai angka yang cukup fantastis: sekitar Rp504,83 miliar.
Nah, bagi para pemegang saham, ada ketentuan khusus. Mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 10 Desember 2025, tepatnya pukul 4 sore WIB, dan punya 138 saham lama, berhak membeli 35 saham baru. Ini hak yang bisa diambil, tapi juga bisa dilewatkan.
Namun begitu, perlu diingat. Kalau hak itu tak digunakan, konsekuensinya jelas: kepemilikan saham akan terdilusi. Persisnya, bisa turun sampai 20,23 persen. Jadi, ada risiko kepemilikan yang menipis.
Di sisi lain, sebagai pengendali utama IMJS, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) sudah menyatakan sikap. Mereka tak akan tinggal diam.
Artikel Terkait
Pemerintah Kejar Target Bersih-Bersih Lumpur Sebelum Ramadan Tiba
Rupiah Terperosok Lagi, Investor Asing Serbu Keluar dari SBN
TRIN Lepas Saham Treasury Rp57 Miliar di Tengah Tekanan Harga
OJK Bongkar Delapan Pelanggaran Serius Dana Syariah Indonesia, Lapor ke Bareskrim