Ambisi Persija Jakarta untuk jadi juara Liga 1 2025-2026 jelas belum padam. Baru saja ditahan imbang Borneo FC, tapi semangat di kandang Macan Kemayoran justru makin menyala. Dua pemain asing andalan, Emaxwell Souza dan Fabio Calonego, dengan lantang bilang satu hal: mereka siap bertarung habis-habisan. Sampai titik darah penghabisan, demi mengejar puncak klasemen.
Laga di Jakarta International Stadium (JIS) pada Selasa, 3 Maret 2026 itu memang berakhir dengan angka 2-2. Hasil yang, jujur saja, cukup mengecewakan. Persija sebenarnya punya peluang untuk menang, tapi gagal dimanfaatkan. Alhasil, mereka harus puas berbagi angka.
Dampaknya langsung terasa di papan klasemen. Peluang mendekati Persib Bandung yang lagi memimpin jadi sedikit terhambat. Saat ini, Persija masih bertengger di posisi kedua dengan 51 poin. Masih ada selisih tiga angka dari sang pemuncak. Bukan jarak yang mustahil dikejar, tapi jelas butuh kerja ekstra.
Di sisi lain, atmosfer di dalam tim tak ikut redup. Para pemain justru melihat pertandingan sengit melawan Borneo sebagai modal berharga. Mereka merasa perjuangan kolektif yang ditunjukkan di lapangan adalah fondasi untuk sisa musim yang masih panjang.
Emaxwell Souza, misalnya, mengaku bangga dengan karakter timnya. "Kami hampir menang, tapi saya bangga dengan perjuangan dan tekad kami hingga akhir," ujar Maxwell.
Dia juga tak lupa menyebut peran suporter. "Saya berterima kasih kepada para penggemar atas dukungan mereka yang tak tergoyahkan. Kami akan berjuang hingga akhir selama masih ada harapan," tegasnya.
Suasana hati yang sama diungkapkan Fabio Calonego. Pemain asal Brasil itu dengan cepat mengajak rekan-rekannya untuk melupakan hasil itu dan fokus ke depan. Baginya, laga itu adalah pelajaran berharga.
"Ini bukan hasil yang kami inginkan. Titik," kata Fabio. "Tapi, kami masih punya 10 final lagi untuk mencapai tujuan kami. Kami tetap percaya diri dengan kerja keras kami dan, yang terpenting, bersama sampai akhir."
Pesan dari kedua bintang asing itu jelas. Sepuluh laga tersisa akan dijalani dengan komitmen total. Setiap pertandingan adalah final, setiap poin harus diperebutkan mati-matian. Targetnya satu: hasil maksimal untuk mengudeta Persib dari tahta puncak. Perburuan masih terbuka lebar, dan semangat di markas Macan Kemayoran terasa begitu nyata.
Artikel Terkait
Rupiah Tembus Rp17.315, Catat Rekor Terendah Sepanjang Sejarah
Kejagung Periksa Lebih dari 15 Saksi Kasus Korupsi Nikel Ombudsman
Badan Gizi Nasional Klarifikasi Isu Kebutuhan 19.000 Sapi untuk Program Makan Bergizi
Bulog Salurkan 664.888 Ton Beras dan 132,9 Juta Liter Minyak untuk 33,2 Juta Penerima