Setelah lama dinanti, akhirnya Kereta Petani dan Pedagang resmi meluncur. Per Senin (1/12) kemarin, layanan baru itu sudah mulai beroperasi. Menariknya, hanya dalam hitungan jam hingga pukul tiga sore, sudah ada 87 orang yang mencoba naik.
Hari pertama ini, KAI Commuter menjalankan enam perjalanan. Rangkaian keretanya digabung dengan Commuter Line Merak, melayani rute dari Stasiun Rangkasbitung ke Stasiun Merak dan sebaliknya. Rencananya, nanti bakal ada 14 perjalanan setiap harinya, disesuaikan dengan jadwal Commuter Line Merak yang sudah ada.
Dari pantauan di lapangan, Stasiun Cikeusal jadi titik yang paling ramai. Banyak yang naik dari sana.
"Sejumlah 36 pengguna Kereta Petani dan Pedagang yang naik di stasiun ini untuk menuju ke arah Stasiun Rangkasbitung maupun ke arah tujuan Stasiun Merak,"
Demikian penjelasan Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter, dalam keterangannya yang dikutip Selasa (2/12).
Menurut Karina, para petani dan pedagang ini dapat fasilitas khusus. Mereka punya ruang tersendiri untuk menaruh keranjang atau barang bawaannya. Tujuannya jelas: agar tidak campur aduk dengan penumpang reguler.
"Jadi, terpisah dengan pengguna reguler Commuter Line Merak lainnya. Agar pengguna reguler dan petani dengan pedagang sama-sama bisa tetap nyaman,"
Artikel Terkait
Perusahaan Singapura Incar Saham Pengendali Produsen Sprei Soraya
PLTM Tomoni Siap Pacu Pendapatan ARKO Rp140 Miliar pada 2026
Industri Guncang, Pasokan Gas Murah Tersendat di Jantung Produksi
Menteri Keuangan: IHSG Tembus Rekor, Rupiah Akan Menyusul